,

Penipu Catut Nama Kajari Gayo Lues

BLANGKEJEREN – Kepala Desa Kutebukit, Jemaat yang tersangkut kasus dugaan penyelewengan dana desa, hampir saja tertipu oleh penelpon yang mengaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gayo Lues.

Penelpon meminta sejumlah uang untuk mengurus kasus tersebut. Jemaat pun mengantar sejumlah uang seperti yang dimintakan. Namun sebelumnya ia mengkonformasi ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues. Ia terkejut dan sekaligus bersyukur, karena itu ternyata penipuan.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Razeskana, Kamis, 10 Agustus 2017 mengatakan, kejadian pemeresan mencatut nama Kajari itu terjadi pada Rabu, 9 Agustus 2017 sekitar pukul 14:00 WIB hingga pukul 16:00 WIB.

“Awalnya saya dihubunggi nomor baru, tapi tidak saya angkat, kemudian ditelpon lagi, barulah saya angkat, dan ketika saya berbicara, saya tanyak ini siapa, dibilanglah bahwa yang telepon Kepdes Kutebukit,” katanya.

Razeskana kemdian bertanya apa keperluan ke kantor Kejaksaan, dan apakah ada dipanggil melengkapi berkas, atau memang ada keperluan lain. Jemaat menjelaskan bahwa ia ingin mengantar uang sesuai dengan yang diminta oleh Kajari Agung Adiarto.

Padahal Kajari Gayo Lues sudah berada di jalan mau ke Jakarta menjeguk anaknya yang sedang sakit. “Jadi saya bilang saja kalau itu penipuan dan jangan percaya, serta saya suruh uangnya dibawa pulang saja,” jelasnya.

Mendengar kata-kata Kasi Pidsus, Kepdes itupun langsung balik kanan membawa uangnya, dan mengirimkan pesan via SMS ke Kasi Pidsus bahwa pelaku penipuan itu menggunakan nomor telepon selular nomor 081282223339 dan 082260875558.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *