,

Penikam Brimob Diminta Menyerahkan Diri

BLANGKEJEREN – Oknum guru honorer yang menikam punggung anggota Brimob Subden 4 Den C, Peparik Gaib, Gayo Lues, diminta untuk menyerahkan diri. Pemerintah negeri seribu bukit tersebut bersedia memfasilitasinya.

Hal itu disampaikan Bupati Gayo Lues, H Ibnu Hasyim, Sabtu, 9 September 2017 di Blangkejeren usai menjenguk Brigadir Sukri (31) selaku korban penikaman. Ia juga berkunjung ke kediaman Tersangka Ibrahim (31) selaku guru honor di SMP Negeri 1 Blangjeranggo dan Muhammad aman Ibrahim (50).

“Tujuan kami ke rumah tersangka ini hanya ingin melakukan koordinasi supaya bisa dilakukan perdamaian dengan korban, mengenai hukumanya, itu kita serahkan kepada penegak hukum,” jelas Ibnu Hasyim.

Jika tersangka terus melarikan diri menghindari penyelesaian permasalahan, Ibnu Hasim mengatakan sangat kasihan keluarga yang ditinggalkan tanpa adanya titik terang penyelesaianya, sebab, sampai kapanpun masalahnya tidak akan selesai jika tidak diselesaikan sekarang.

“Untuk itu kita minta kepada Ibrahim dan Muhammad agar menyerahkan diri kepada kami, dan kami akan mengantar ke Polres Gayo Lues, Kapolres dan Danki Brimob juga berjanji akan menjaga keselamatanya, kasihan anak dan istrinya saat ini,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden penikaman itu bermula saat kedua tersangka mendatangani kediaman korban, dan tersangka mengklaim kambing yang dipelihara korban adalah miliknya, begitu juga dengan korban mengaku bahwa kambing itu sudah lama dipeliharanya, berawal dari itu, kedua tersangka pun langsung menikam korban dari belakang hingga mengalami luka serius dan terpaksa di rawat di RSUD Gayo Lues.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *