,

Pengusaha Warnet Keluhkan Pelayanan Telkom

BLANGKEJEREN – Akibat tidak stabilnya jaringan internet di Gayo Lues, para pengusaha warung internet (Warnet) mengaku rugi, omset mereka terus menurun. Pihak Telkom diminta untuk memperbaiki kualitas pelayanan.

Ika, pemilik Warnet Mahaja Pengkala Blangkejeren mengungkapkan, tidak stabilnya jaringan membuat penghasilannya tidak mencukupi untuk membayar iuran Telkom dan pulsa elektrik PLN untuk menghidupkan komputer.

“Pelayanan Telkom benar sangat buruk, kami saja dalam satu bulan harus membayar iuran Rp825 Ribu, dan jika tanggal 21 belum dibayar, petugas Telkom langsung memutuskanya, padahal selama satu bulan itu sering mati jaringannya, mau dari mana uang kami membayar tepat waktu sedangkan jaringan sering mati,” keluhnya, Kamis, 28 Januari 2016.

Karena itu, Ika meminta toleransi dari pihak Telkom Blangkejeren bila pengusaha Warnet sepertinya terlambat bayar. “Setidak-tidaknya diberikan tolerasi hingga akhir bulan, jangan langsung diputuskan bila kami tidak sanggup bayar pada tanggal 21. Bagaimana kami bisa beroperasi kalau jaringan internet dari Telkom dalam sehari bisa sampai 5 jam mati,” lanjutnya.

Keluhan yang sama disampaikan Khairul, mahasiswa di Blangkejeren. Ia harus bolak-balik beberapa kali ke Warnet untuk mengerjakan tugas kuliahnya. Ia mengaku kewalahan karena jaringan internet sering mati.

Sampai berita ini dilansir, Kepala Telkom Blangkejeren belum bisa dikonfirmasi. Seorang perempuan di Telkom Blangkejeren mengatakan kalau atasannya sedang cuti. “Pak Jono sedang cuti, nomor teleponnya juga tidak ada sama saya,” katanya. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *