,

Pengusaha Lokal Jangan Tertipu Investor Bodong

TAPAKTUAN – Para pengusaha lokal diminta untut tidak tertipu dengan investor bodong. Banyak investor yang mengorbankan pengusaha lokal untuk tujuan bisnisnya.

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra SH di hadapan perwakilan pejabat dari PT Inno Energy Indonesia dan PT Inno Electric Power Indonesia termasuk juga pengusaha lokal mitra dari perusahaan tersebut serta beberapa pejabat terkait di lingkungan Pemkab Aceh Selatan, seusai berlangsungnya prosesi penandatanganan izin lokasi rencana pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kecamatan Trumon Timur oleh investor asal Korea Selatan.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Aceh Selatan, H Akmal Hilma, yang hadir langsung pada acara tersebut mengatakan, langkah Bupati HT Sama Indra menyampaikan peringatan itu bertujuan agar tidak ada lagi oknum investor tertentu yang datang ke Aceh Selatan hanya sebatas memperoleh izin, setelah itu langsung menghilang tanpa jejak.

“Peringatan ini disampaikan Bupati bukan tanpa alasan, sebab berdasarkan pengalaman sebelumnya, sudah banyak investor asal luar negeri datang ke Aceh Selatan, tapi tindaklanjutnya di lapangan nihil. Meskipun pembatalan pekerjaan itu tidak merugikan daerah, tapi yang sangat disayangkan adalah pengusaha lokal yang sejak awal mendampingi pihak investor itu tentu dirugikan karena telah mengeluarkan biaya serta menyita waktu,” kata Akmal Hilma, Jumat, 17 Juni 2016.

Salah satu contoh kasus, ujar Akmal, rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin (PLTB) di Kandang, Kecamatan Kluet Selatan. Proyek yang di inisiasi oleh salah satu perusahaan dari Korea Selatan pada tahun 2012 lalu tersebut, hingga saat ini masih terbengkalai tanpa ada kejelasan.

“Setelah ditekan oleh bupati agar jangan coba-coba bermain, perwakilan pejabat dari perusahaan itu sempat menyatakan pihaknya akan memulai pekerjaan pembangunan pabrik pada bulan Juli 2016 mendatang. Oleh sebab itu, mari kita tunggu dan kita buktikan komitmen mereka,” tegas Akmal.

Akmal Hilma menyebutkan bahwa, penandatanganan izin lokasi rencana pembangunan PKS di Kecamatan Trumon Timur oleh Bupati HT Sama Indra yang bertempat di Kantor Bupati Aceh Selatan, Selasa, 31 Mei 2016 lalu, dihadiri dua orang perwakilan pejabat PT Inno Electric Power Indonesia masing-masing bernama Kim Tae Jin dan Agus Sumantra serta pengusaha lokal asal Aceh Selatan bernama Jasman.

Izin lokasi yang telah disetujui oleh Bupati Aceh Selatan seluas 30 hektar di Desa Jambo Dalem, Kecamatan Trumon Timur tersebut, masing-masing akan dimanfaatkan untuk pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas produksi 60 ton/jam oleh PT Inno Energy Indonesia seluas 20 hektar sedangkan 10 hektar lagi akan di gunakan oleh PT Inno Electric Power Indonesia untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bio Mas berkapasitas 9,9 Mega Watt.[HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *