,

Pengerjaan Proyek Aih Ntilis Diduga Menyimpang

BLANGKEJEREN – Proyek Rehabilitasi Bendung Atu Kasar Sub.D.1. Waih Tilis (Otsus Aceh) yang dikerjakan oleh PT. ODK dengan anggaran Rp 2.544.502.000 diduga menyimpang. Pasalnya, bronjong yang dibangun itu ada yang menggunakan batu kecil yang diisi oleh alat berat jenis beco.

Untuk memastikan apakah pengerjaan proyek itu sudah sesuai atau tidak, pihak Kepolisian akan segera turun mengecek ke lapangan. Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Abdullah Hamid mengatakan akan turun ke lokasi pekerjaan dalam waktu dekat, selain melihat langsung pembangunan bronjongnya, kontrak kerja juga akan dimintai dari pihak rekanan.

“Nanti kita akan mintai RABnya, jadi bisa kita sesuaikan apakah boleh pasir isi bronjongnya atau tidak, serta apa boleh batu kecil diisikan kedalam bronjong atau tidak, mungkin pembangunan bronjong ini lain dari yang lain,” katanya.

Sementara itu Heri yang mengaku sebagai staf lapangan Proyek itu, Kamis, 6 Desember 2018 mengatakan, dalam kontrak tidak ada disebutkan larangan menyusun batunya menggunakan alat berat jenis beko, yang ada hanya batu yang diisi ke dalam kawat bronjong tidak boleh lebih kecil dari lobang kawat. “Saya staf lapangan, jadi konfirmasinya ya sama saya,” katanya.

Heri juga mengaku sedang berada di Banda Aceh mengurus administrasi proyek tersebut, dan masalah adanya dugaan batu kecil yang dibubuh dalam bronjong akan ditanyainya kepada orang yang bekerja di lapangan.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *