,

Pengantar Sembako PT Karmizu Ditemukan Meninggal di Tamiang

BLANGKEJEREN – Korban tenggelamnya perahu yang mengantar Sembako PT Karmizu yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di sungai Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo ditemukan warga Aceh Tamiang dalam kondisi meninggal dunia, jarak dari lokasi hanyutnya perahu dengan mayat yang ditemukan mencapai belasan kilometer.

Kapolres Gayo Lues AKBP Bhakti Ery Nurmansyah melalui Kapolsek Pining Ipda Yulizan, Kamis, 22 Desember 2016 mengatakan, penemuan mayat korban Syamsuddin (25) pada Rabu (21/12) sekitar pukul 18:00 Wib bertempat di pinggir sunggai Desa Tampur Paloh Kabupaten Aceh Tamiang.

“Saat ini Tim Rescue Aceh Tamiang dalam perjalanan menggunakan LCR untuk melakukan penjemputan mayat korban di desa tersebut. Selanjutnya korban akan dievakuasi ke Simpang Jernih, dan direncanakan dinaikan ambulance untuk menuju ke rumah duka di desa Lesten Kecamatan Pining,” jelasnya.

Setelah mendapatkan kabar penemuan mayat tersebut, tim pencari yang terdiri dari polisi, TNI, warga dan tim SAR Aceh langsung menghentikan pencarian dan menunggu jenazah korban di Kecamatan Pining untuk diantarkan bersama-sama ke rumah duka.

“Kami tidak menduga zenajah Syamsuddin bisa hanyut sampai ke wilayah Aceh Tamiang, makanya kami melakukan pencarian di sunggai Lesten, memang rencana akan sampai ke lokasi penemuan mayat ini, namun belum sampai ke sana sudah ditemukan warga,” ujarnya.

Syamsudin hanyut dari perahu pada Senin, 19 Desember 2016 saat membawa sembako PT Karmizu yang sedang melakukan pembangunan Proyek PLTA, dan pekerjaan saat ini akan membuat bendungan yang direncanakan mampu mengaliri listrik di seluruh pelosok Aceh. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *