,

Pengadilan Tolak Praperadilan Ustad Cabul

BLANGKEJEREN – Pengadilan Negeri (PN) Blangkejeren, Gayo Lues menolak praperadilan yang diajukan Tgk Y, salah seorang pejabat yang juga pemimpin pesantren di negeri seribu bukit tersebut.

Tgk Y ditangkap polisi setelah sempat meninggalkan Gayo Lues saat kasus dugaan pencabulan yang dilakukannya terhadap seorang santriwati anak di bawah umur mencuat. Atas laporan keluarga korban kemudian Tgk Y ditetapkan sebagai tersangka, namun ia kemudian meninggalkan Gayo Lues.

Karena itu polisi kemudian memasukkan namanya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Beberapa pekan kemudian Tgk Y dirangkap di Kabupaten Pidie. Atas penangkapan tersebut, Tgk Y melalui pengacaranya kemudian mengajukan praperadilan ke PN Blangkejeren.

Namun dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim tunggal Arizal Anwar, Senin, 4 Desember 2017, pengadilan menolak permohonan prapradilan tersebut karena dinilai tidak memiliki dasar hukum/legal standing sebagai prapradilan.

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Eko Rendy Oktama SH mengatakan, kasus prapradilan Tgk Y terhadap Polres Gayo Lues bermula saat salah satu santriwatinya melapor ke Polres dengan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan Tgk Y sebanyak tiga kali dalam kurun waktu tahun 2017.

Setelah ditangkap di Pidie dan dibawa kembali ke Gayo Lues, saat hendak dilakukan pemeriksaan, Tgk Y mengaku sedang sakit hingga harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dan selang beberapa hari kemudian setelah Tgk Y sembuh langsung mengajukan gugatan prapradilan ke PN Blangkejeren.

“Untuk perkara tindak pidana Tgk Y, berkas sudah kita kirim ke JPU atau biasa disebut tahap satu, kita akan menunggu penelitian dari pihak jaksaan, jika ada kekurangan berkas perkara (P19), maka akan kita lengkapi dan kirimkan hingga terpenuhinya P21 (berkas dinyatakan lengkap),” jelas Eko Rendy Oktama.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *