,

Pencuri Ternak Nyaris Tewas Digebuki Warga

BLANGKEJEREN – Dua orang pencuri hewan ternak milik warga Tampeng, Kecamatan Kutepanyang, Kabupaten Gayo Lues tertangkap basah sedang mencuri ternak warga di pegunungan Tamak Limen. Warga yang sudah emosi langsung menghakimi pelaku hingga babak belur dan nyaris tewas.

Kapolres Gayo Lues AKBP Bhakti Ery Nurmansyah melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, Minggu, 24 Desember 2016 mengatakan, kedua tersangka itu adalah SLP (49) desertir TNI Kodim 0113/Gayo Lues warga desa Penampaan, dan ON (38) warga Ujungdah Bustanusalam.

“Penangkapan terhadap kedua tersangka sekitar pukul 03.00 WIB di desa Tampeng, karena diduga telah melakukan pencurian ternak sapi milik saudara Yusuf,” ungkapnya.

Penangkapan pelaku pencurian yang telah meresahkan warga Gayo Lues itu bermula sekitar Pukul 23:00 Wib, warga yang telah resah akibat sering kehilangan ternak baru-baru ini berangkat menuju kandang ternak beramai-ramai setelah melakukan musyawarah jaga malam.

Seluruh akses jalan masuk ke lokasi pun ditutup warga guna menghindari aksi pencurian, namun pada dini hari, pelaku melakukan aksi pencurian dengan menggunakan mobil carry warna hitam berplat BK 9788 RE. Warga yang berjaga malampun langsung menangkap pelaku dan membawanya ke kampong. Setibanya di kampung, warga yang sudah ramai langsung memberikan bogem mentah ke badan kedua tersangka. Akibat diamuk massa, keduanya nyaris tewas di tempat.

“Pada pukul 03:00 WIB masyarakat menghubungi anggota polsek Kutapanjang, dan Briptu Marnus selanjutnya menuju kelokasi, dan pada Sabtu pukul 04:30 WIB Kapolsek Ipda Zainurrusidy, SH beserta anggota dan anggota Kodim 0113/Galus melakukan penjemputan terhadap pelaku yang sudah diamankan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai berang bukti yang ikut diserahkan warga adalah dua ekor sapi curian, dan satu unit mobil carry pick up warna hitam nopol BK 9788 RE. Satu tersangka, SLP yang desertit TNI diserahkan ke Danpos POM TNI guna dilakukan proses hukum secara militer.

Sementara tersangka satu lagi dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Datu Beru Aceh Tenggah karena kepalanya nyaris pecah dan memar di sekujur.

“Tersangka ON tetap kita proses, dan dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka sudah empat kali beraksi, di bulan Oktober kemarin dua kali melakukan pencurian dan di bulan Desember ini dua kali, hal inilah yang membuat warga setempat rela jaga malam bergantian karena ingin menangkap pelaku,” ungkapnya.

Setelah diselidiki ulang lagi, polisi juga berhasil menemukan dua kepala ternak terdiri satu kepala sapi dan satu kepala kerbau di kediaman ON. Tiga orang lainnya yang membantu memotong hewan tersebut juga dibawa ke Polres Gayo Lues untuk.

“Saat ini ke tiga orang hasil pengembangan ini masih dalam pemeriksaan, mendalami keterlibatannya dalam perkara ini, tapi saat ini status masih saksi, jika ditemukan keterlibatan kita akan naikkan jadi tersangka,” tegas Kasat reskrim. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *