Saturday, January 18, 2020

Pemko Banda Aceh Gandeng Akuntan Kelola Dana Desa

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh akan menjalin kerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk melakukan pendampingan pengelolaan dana desa.

Rencana ini disampaikan Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman saat membuka pelatihan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) yang digelar IAI Aceh, Sabtu, 3 Agustus 2019 di Aula Lantai IV, Gedung Mawardy Nurdin Balai Kota Banda Aceh.

Aminullah menjelaskan, IAI nanti dapat memberikan pendampingan untuk 90 gampong (Desa) yang ada di Banda Aceh agar pengelolaan dana desa akuntabel, transparan dan aspiratif.

“Pelaporan dana desa harus lebih baik dari hari ke hari, tidak bermasalah dengan hukum. Ketika bermasalah dengan hukum kita tidak bisa bantu. Yang bisa kita bantu adalah memberi pendampingan,” ungkap Aminullah.

Denga menggandeng IAI, Aminullah berharap pengelolaan dan pelaporan dana desa di Banda Aceh bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. “Ini tanggung jawab moral saya sebagai seorang akuntan. Wali Kotanya akuntan, jadi sistem pengelolaan dan laporannya juga harus lebih baik dari sebelumnya. Di level kota, LKPD kita mendapatkan 11 kali WTP. Ini bisa ditularkan ke level gampong juga,” kata mantan Dirut Bank Aceh ini.

Ketua IAI Provinsi Aceh, Nadirsyah menyambut baik wacana tersebut.
Katanya, IAI dengan 181 anggota aktif siap membantu memberikan pendampingan pengelolaan dana desa bagi gampong-gampng di Banda Aceh.

Terkait dengan kegiatan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) yang digelar pihaknya, Nadirsyah menjelaskan kegiatan tersebut merupakan sebuah kegiatan belejar yang terus menerus bagi akuntan profesional. “Pada PPL ini akan dijelaskan semuanya, siapa saja yang boleh buka Kantor Jasa Akuntan (KJA), apa saja manfaatnya hingga apa saja syarat-syararnya,” ujar Nadirsyah.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...