,

Pemkab Aceh Selatan Gelar Pasar Murah di 21 Lokasi

TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM), menggelar pasar murah di 21 titik yang tersebar di 18 kecamatan.

Pasar murah yang dibuka Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah, di pinggir Jalan Sudirman atau bekas Kantor KIP, Tapaktuan, Senin, 13 Juni 2016, langsung diserbu warga.

Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah, mengatakan, pelaksanaan pasar murah bertujuan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok yang akhir-akhir ini mengalami fluktuasi harga yang bervariasi, sehubungan meningkatnya permintaan masyarakat.

“Ini merupakan bagian dari kebijakan Pemkab Aceh Selatan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok sekaligus pemberdayaan sarana perdagangan yang selama ini belum berfungsi secara optimal,” kata Kamarsyah.

Dia mengharapkan, dengan digelarnya pasar murah tersebut dapat membawa dampak yang positif bagi masyarakat luas khususnya mereka yang berasal dari golongan kurang mampu.

“Kegiatan pasar murah ini tidak hanya dilakukan oleh Pemkab saja, namun hendaknya juga dapat dilakukan oleh asosiasi usaha lainnya dan para pedagang yang telah mampu di daerah ini. Jika kesadaran itu telah tumbuh, maka pasar murah tidak hanya dilakukan setahun sekali melainkan dapat dilakukan di setiap kesempatan atau saat situasi krisis dimana masyarakat membutuhkan kebutuhan pokok sehari-hari,” pinta Kamarsyah.

Kadisperindagkop dan UKM Aceh Selatan, Ridwansyah, menyebutkan, pelaksanaan pasar murah di 21 titik dalam Kabupaten Aceh Selatan tersebut berlangsung selama lima hari sejak tanggal 13 – 18 Juni 2016.

Pada hari pertama Senin, 13 Juni 2016 berlangsung di lima titik masing-masing Tapaktuan, Labuhanhaji Barat, Trumon Timur, Trumon Tengah dan Kluet Tengah. Hari Selasa, 14 Juni 2016 masing-masing di Tapaktuan, Labuhanhaji, Kluet Utara dan Bakongan Timur.

Hari selanjutnya, Rabu, 15 Juni 2016 masing-masing di Labuhanhaji Timur, Trumon, Kota Bahagia dan Pasie Raja. Hari Kamis, 16 Juni 2016 di Samadua, Meukek, Kluet Timur dan Bakongan, dan Sabtu, 18 Juni 2016 di Sawang, Meukek, Kluet Utara dan Kluet Selatan.

Menurut Ridwansyah, pasar murah kali ini di fokuskan terhadap enam jenis bahan pokok yang terjadi fluktuasi harga. Keenam bahan pokok tersebut adalah tepung terigu diberikan subsidi sebesar Rp 4.000/kg. Gula pasir diberikan subsidi Rp 5.000/kg. Minyak goreng disubsidi Rp 4.000/kg, sirup cap patung disubsidi Rp 5.000/botol, telur ayam disubsidi Rp 7.000/papan terakhir beras disubsidi Rp 5.000/bambu.

“Sistem pembagiannya dengan cara per paket kepada satu Kepala Keluarga (KK) kurang mampu yang telah mendapatkan kupon. Harga tebus setelah disubsidi per paket yang terdiri dari enam jenis bahan pokok tersebut sekitar Rp 122.000. Harga itu telah disubsidi oleh Pemkab Aceh Selatan sebesar Rp 48.000 sebab harga normal di pasaran mencapai Rp 170.000/paket,” jelas Ridwansyah. [HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *