,

Pemerintah Pusat Diminta Bangun Jalan Lintas Abdya–Gayo Lues

JAKARTA – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez meminta Pemerintah Pusat untuk membangun kembali jalan lintasan Aceh Barat Daya (Abdya) menuju Gayo Lues, karena jalan tersebut merupakan jalan negara.

Permintaan itu disampaikan Firmandez di sela-sela persiapan sosialisasi dana desa di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, 29 Maret 2016. “Jalan tersebut merupakan jalan negara dan urat nadi bagi transportasi masyarakat Abdya dan Gayo Lues, jadi kita minta Pemerintah Pusat untuk membangunnya kembali,” pinta anggota DPR RI yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh ini.

Firmandez melanjutkan, pengerasan jalan tersebut sudah dilakukan pada tahun 2015 dengan anggaran Rp 10 miliar, tapi karena topografi daerah pegunungan dan sering longsor, membuat jalan lintas tersebut kembali rusak.

Malah, pada pertengahan Desember 2015 lalu, akses jalan tersebut sempat putus total. Badan jalan tertimbun longsor di 21 titik, mulai dari kawasan Bur Nipis, Terangun, Gayo Lues hingga Babah Rot, Abdya. Saat itu lebih seminggu jalan tersebut tidak bisa dilalui kenderaan roda empat.

“Itu urat nadi bagi masyarakat dua kabupaten di sana. Kalau jalan itu terus dibiarkan rusak, mobilitas warga akan terganggu. Mereka harus berputar ke arah Aceh Tengah dan Nagan Raya. Kalau akses jalan itu lancar, maka ekonomi masyarakat di sana akan membaik,” pungkas politisi Golkar tersebut. [HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *