,

Pemerintah Diminta Selesaikan Persoalan TKI dengan Binladin Group

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR-RI, H Firmandez meminta pemerintah segera menyelesaikan persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang di-PHK oleh konsorsium Binladin Group. Politisi asal Aceh ini mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan Duta Besar (Dubes) Indonesia di Riyadh, Arab Saudi terkait advokasi TKI di sana.

Politisi Golkar ini menjelaskan, merupakan kewajiban pemerintah melalui Kedubes di sana untuk memberi perlindungan bagi warga negara Indonesia. “Ini adalah salah satu tugas diplomasi perlindungan terhadap warga negara yang ada di sana yang di-PHK yang dirugikan oleh perusahaan tersebut,” ujar politisi asal Aceh ini, Senin, 18 April 2016.

Firmandez mengungkapkan, dari 1.009 orang yang sudah diadvokasi baru sekitar 17 orang yang dibayar, yang lain ditunda dengan alasan menunggu surat dari Dirjen Bina Penta Kemennaker. Para TKI yang bekerja di Binladin Group mengaku rata-rata sudah 3 hingga 4 bulan belum menerima gaji.

“Menurut keterangan Dubes di sana Pak Maftuh, Binladin Group tidak bisa membayar gaji pekerja akibat Pemerintah Arab Saudi menghentikan kerjasama dan pembayaran berbagai proyek pembangunan Binladin. Ini juga imbas dari kasus jatuhnya crane pada proyek perluasan Masjidil Haram beberapa waktu lalu,” ungkap Firmandez.

Firmandez melanjutkan, upaya penyelesaian sudah dilakukan KBRI dengan mengirim nota kepada Kementerian Luar Negeri Arab Saudi. “Kita berharap upaya-upaya untuk pembayaran gaji dan pemulangan WNI pekerja di perusahaan Binladin Group bisa segera tuntas. Kita patut apresiasi apa yang telah dilakukan Kedubes di sana,” pungkas Firmandez. [Isn]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *