,

Pemerintah Diminta Optimalkan Pelabuhan Krueng Geukueh

TEROPONGACEH – Pemerintah Aceh diminta untuk mengoptimalkan fungsi pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara sebagai pelabuhan ekspor impor. Permintaan itu disampaikan Direktur PT Exim Union, Andy Firdhaus Lancok. Menurut Andy, apabila tidak dioptimalkan, akan merugikan perekonomian Aceh secara umum.

Andy menjelaskan, sehubungan dengan hasil pertemuan IMT-GT di Aceh pada September 2014 lalu, Thailand, Malaysia dan Indonesia menyepakati bahwa pelabuhan Krueng Geukueh masuk dalam jalur Maritime Connectivity Ranong-Phuket-Sabang-/Malahayati dan Krueng Geukuh-Penang/Port Klang. Kesepakatan tersebut merupakan posisi strategis pelabuhan Krueng Geukueh untuk jalur transportasi laut antar negara.

Berkaitan dengan itu, kemudian permintaan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dalam rapat Koordinasi Percepatan Investasi dan Promosi Aceh pada 3 Maret 2015 di Pendopo Gubernur mengenai Optimalisasi Transportasi Laut dengan Negara-Negara Asean melalui Pelabuhan Krueng Geukueh. Selain itu, Gubernur juga meminta perizinan yang cepat, sederhana, dan transparan untuk memudahkan pelaku usaha atau investor bisa segera merealisasikan aktivitas investasi tanpa kendala dan hambatan.

Lalu usaha dan perjuangan Pemerintah Aceh dalam melahirkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) RI Nomor 61/M-DAG/PER/2013 mengenai ketentuan impor produk tertentu di Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe Aceh.

“Peraturan tersebut juga memberi harapan besar bagi hidupnya perekonomian Aceh melalui kegiatan ekspor impor. Karena itu meminta kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk merespon cepat permasalahan yang terjadi di Pelabuhan Krueng Geukueh,” harap Andy.

Andy juga meminta bea cukai dapat mengambil kebijakan yang adil dan tidak diskriminatif kepada semua pengusaha ekspor impor yang ada di Aceh. Penetapan nilai pabean antara kapal kayu dan kapal besi/ peti kemas juga bisa disamakan, sehingga tidak memberatkan importir.

PT Pelindo dan Pemerintah Aceh juga diminta untuk segera mencari solusi atas minimnya fasilitas pelabuhan, seperti crane dan lain lain. “Pemerintah harus serius dan bertindak cepat untuk mengoptimalkan fungsi Pelabuhan Krueng Geukueh. Pemerintah dan pengusaha ekspor impor harus melakukan pertemuan untuk mencari solusi terbaik dalam memajukan pelabuhan Krueng Geukueh,” harap Andy.[Isn]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *