,

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Pemanfaat Dana Haji untuk Investasi

JAKARTA – Pemerintah diminta untuk mengkaji ulang pemanfaatan Rp 80 triliun dana haji untuk investasi di bidang pembangunan infrastruktur. Dana milik ummat tersebut seharusnya digunakan sesuai peruntukannya untuk peningkatan penyelenggaraan ibadah haji.

Penegasan itu disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI asal Aceh, H Firmandez, Kamis, 27 Juli 2017 di sela sela kunjungan kerja Komisi VIII ke embarkasi haji Medan, Sumatera Utara, menanggapi keinginan Presiden Joko Widodo agar dana haji diinvestasikan untuk pembangunan infrastruktur.

“Kita minta seharusnya itu digunakan untuk peningkatan pelayanan haji, baik ketika di dalam negeri, maupun saat beribadah di tanah suci. Misalnya untuk pembangunan pemondokan haji dan rumah sakit bagi jamaah, transportasi jamaah selama beribadah, maupun untuk peningkatan kualitas konsumsi jamaah selama di Arab Saudi,” harap H Firmandez.

H Firmandez menyarankan, kalaupun dana haji itu diinvestasikan, seharusnya diinvestasikan untuk pembangunan infrastruktur penunjang pelaksanaan ibadah haji, bukan untuk yang lain.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Golkar Bidang Maritim ini melanjutkan, pemerintah juga bisa berinovasi dalam mengelola dana haji, semisal membangun bank haji yang mengelola dana itu sesuai dengan prinsip-prinsip bank syariah, untuk membantu umat.

“Jadi dana haji yang merupakan dana ummat itu tidak dialihkan ke sektor lain atas nama investasi. Prioritaskan dulu untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan haji,” tegas Koordinator Tim Pemantau Otonomo Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI tersebut.

Keinginan Presiden Joko Widodo agar dana haji diinvestasikan untuk infrastruktur dismapaikan saat melantik anggota Dewan Pengawas dan anggota Badan Pelaksana Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 26 Juli 2017. Tanggapan pro kontra pun mulai muncul terkait wacana penggunaan dana ummat tersebut.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *