,

Pemerintah Diminta Hibahkan RS PT Arun ke Pemko Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Pusat diminta untuk menghibahkan Rumah Sakit (RS) milik PT Arun kepada Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe. Selama ini rumah sakit tersebut dikelola oleh Perusahaan Daerah Pembangunan Lhokseumawe (PDPL) setelah berakhirnya operasional PT Arun di daerah tersebut.

Permintaan itu disampaikan Wali Kota Lhokseumawe, Suadi Yahya dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe, Muhammad Yasir dalam pertemuan dengan Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI, H Firmandez, Kamis, 8 Maret 2018 di Lhokseumawe.

H Firmandez singgah di Kota Lhokseumawe di sela-sela reses ke daerah pemilihannya di dapil Aceh 2. Hibah itu dinilai penting agar pengelolaan rumahs akit tersebut dapat dilakukan secara maksimal.

“Intinya kita sangat mendukung. Sekarang sedang diurus hibahnya melalui Departemen Keuangan. Kita berharap segera disetujui agar rumah sakit tersebut dapat berfungsi dengan baik dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat,” kata H Firmandez.

Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga Politik DPP Golkar ini melanjutkan, secara keseluruhan sarana dan prasarana yang dimiliki rumah sakit tersebut sangat memadai, baik untuk ruangan, fasilitas alat medis dan juga berbagai sarana pendukung medis lainnya.

“Rumah sakit itu masih sangat potensial. Kunjungan pasien setiap bulannya mencapai 500 pasien. Meskipun angka kunjungan di bawah rata-rata kunjungan pada rumah sakit lainnya di Lhokseumawe, kita berharap nanti setelah hibah menjadi milik Pemko Lhokseumawe akan lebih meningkat,” harap H Firmandez.

Selain itu kata H Firmandez, setelah nantinya RS PT Arun itu menjadi rumah sakit milik daerah, diharapkan bisa menjaba permasalahan kesehatan masyarakat. “Kita akan usahakan agar hibah ini bisa segera direalisasi,” pungkas H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *