,

Pemerintah Diminta Bangun Jalan Dua Jalur Depan Pusat Pemerintahan Aceh Utara

LHOKSEUKON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara meminta pemerintah untuk membangun jalan dua jalur di depan komplek pusat pemerintahan daerah tingkat dua tersebut di Lhoksukon.

Pasalnya, selain jalan yang sempit, entisitas kenderaan yang tinggi juga menyebabkan kawasan tersebut sering macet. Selain itu kondisi jalan yang mulus baik dari arah Medan maupun arah Banda Aceh, membuat laju kenderaan di kawasan tersebut lumanyan kencang, sehingga ketika sampai ke jalan sempit di depan komplek perkantoran menjadi macet.

Permintaan itu disampaikan Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib kepada Koordiator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI, H Firmandez yang melakukan reses ke Aceh Utara, Rabu, 7 Maret 2018.

Menanggapi hal tersebut H Firmandez mengatakan, akan mengupayakannya ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Kepala Balai Jalan Nasional Wilayah 1 Aceh, Fathurrahman.

“Kementerian PUPR merupakan mitra kerja kami di Komisi V DPR RI. Komisi yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan. Akan kita upayakan melalui kepala balai di sini selaku perpanjangan tangan Kementerian PUPR di Aceh. Pemkab Aceh Utara bisa membuat usulannya, nanti kita hubungkan dengan pejabat Kementerian di pusat, kita berharap bisa direalisasikan dalam waktu yang tidak lama,” jelas Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI tersebut.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *