,

Pemerintah Diminta Bangun Infrastruktur Syariah di Aceh

BANDA ACEH – Pemerintah pusat diminta untuk membangun insfrastruktur syariah di Aceh. Aceh sebagai daerah Syariat Islam harus menjadi pilot project tentang syariat. Penggunaan dana otonomi khusus (Otsus) juga diharapkan sesuai nomeklatur untuk kesejahteraan rakyat.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Tim Pemantau Otsus Aceh, H Firmandez, Senin, 21 Maret 2016. Menurut anggota DPR RI asal Aceh ini, Syariat Islam di Aceh merupakan amanah undang-undang, untuk itu pemerintah pusat harus membangun infrastruktur syariah di Aceh.

“Kalau hanya menggunakana dana Otsus tidak akan cukup, maka pemerintah pusat harus mengalokasikan anggaran dari APBN khusus untuk peningkatan indfrastuktur syariah di Aceh. Aceh harus menjadi pilot project penerapan syariat Islam. Jangan sampai nanti jadi omongan, Aceh sebagai daerah syariat Islam tapi infrastruktur syariatnya tidak memadai,” harap politisi Golkar ini.

Selain itu, pemerintah Aceh bersama ulama juga diminta untuk menjemput masyarakat Aceh eks Gafatar yang sekarang ada di Boyolali. Meski mereka hanya berjumah 18 orang, mereka merupakan warga Aceh yang sudah tidak memiliki apa-apa lagi, karena ketika mengikuti Gafatar semua hartanya di Aceh sudah dijual.

“Jadi kita minta Pemerintah Aceh untuk menjemput mereka, bawa pulang mereka ke Aceh, pemerintah dan ulama harus membina mereka kembali ke jalan yang benar,” lanjut Firmandez.

Masih menurut Firmandez, persoalan lainnya di Aceh dewasa ini adalah maraknya peredaran narkoba dan obat-obat terlarang. Aceh bukan hanya menjadi daerah transit narkoba dari luar negeri, tapi juga konsumen narkoba. “Ini sudah sangat meresahkan, di Aceh harus dibangun panti rehabilitasi pecandu narkoba di Aceh. Dananya bisa kita upayakan dari APBN,” pungkas Firmandez. [Isn]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *