Sunday, January 19, 2020

Pemerintah Aceh Harus Fasilitasi Business Coaching untuk Pengusaha UMKM

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BANDA ACEH – Untuk meningkatkan pertubuhan ekonomi, Pemerintah Aceh harus memfasilitasi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pertemuan bisnis (business matching) dan memberikan konsultasi bisnis (business coaching) bagi mereka.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO) H Firmandez, Rabu, 10 Juli 2019. Menurutnya, pertemuan dan konsultasi bisnis bagi para pelaku usaha UMKM sangat penting untuk pengembangan kapasitas pengusaha UMKM di Aceh.

“Pemerintah dalam hal ini Pemerintah Aceh harus hadir untuk memberdayakan pelaku usaha UMKM, agar mereka bisa melakukan pengembangna kapasitas bisnis dan memperluas akses pasar, serta mudah mendapat akses modal dari bank,” ujar pria yang pernah selama 15 tahun memimpin Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Aceh tersebut.

H Firmandez yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Himpunan Pengusaha Swadiri (HIPSI) ini menambahkan, dalam temu bisnis (business matching) pelaku usaha UMKM juga bisa dilakukan expo atau pameran terhadap produk-produk UMKM unggulan yang bernilai jual tinggi, sehingga produk-produk unggulan UMKM tersebut bisa masuk pasar.

“Bukan hanya pasar lokan dan nasional saja, tapi juga pangsa pasar luar negeri. Caranya dengan mendorong pelaku usaha UMKM di Aceh untuk masuk dalam pasar digital,” lanjut H Firmandez.

Angota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini menganjurkan, agar Pemerintah Aceh memberikan apresiasi dan ruang bagi pengembangan UMKM, dengan cara memperluas kesempatan bagi pelaku usaha UMKM dalam mendapatkan akses pembiayaan, dan pemasaran produk.

“Campur tangan pemerintah sangat perlu, Pemerintah Aceh harus hadir dalam pemberdayaan pelaku usaha UMKM,” pungkas anggota tim pemantau otonomi khusus (Otsus) Aceh, Papua dan keistimewaan Yogjakarta tersebut.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...