Sunday, January 26, 2020

Pemerintah Aceh Harus Dorong UMKM Masuk Pasar Digital

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BANDA ACEH – Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Pemerintah Aceh harus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk masuk ke pasar digital, serta melakukan pengembangan produk unggulan untuk merambah pasar internasional melalui platform digital.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO) Bidang Distributor dan Keagenan, H Firmandez, Senin, 1 Juli 2019.

“Pelaku usaha di Aceh itu harus didukung dan diarahkan untuk masuk ke pasar digital dan go internasional, agar produk-produk unggulan dari UMKM di Aceh bisa berkembang. Jadi pengusaha Aceh itu harus go exspor dan go digital. Jangan hanya bermain di pasar lokal,” ujar H Firmandez.

H Firmandez yang juga tim pemantau otonomi khusus (Otsus) Aceh Papua dan Keistimewaan Yogjakarta ini menambahkan, jika produk-produk unggulan dari setiap daerah di Aceh masuk ke pasar digital, pasarnya tidak akan terbatas, sehingga mudah dikenal oleh konsumen luar negeri.

Untuk masuk ke pasar digital tersebut, Pemerintah Aceh juga harus memfasilitasi pelaku usaha UMKM dengan lembaga keuangan, sehingga mereka punya akses terhadap modal melalui berbagai skema pembiayaan.

“Tugas Pemerintah Aceh untuk memfasilitasi business matching antara pelaku usaha UMKM di Aceh dengan pasar dan lembaga keuangan. Sehingga produk-produk unggulan Aceh bisa tembus pasar internasional,” lanjut mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh tersebut.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini menambahkan, melalui pasar digital dengan pemanfaatan financial technologi (fintech) produk-produk unggulan dari berbagai daerah di Aceh bisa dipromosikan ke pasar global, sehingga para pelaku usaha UMKM di Aceh bisa termotivasi untuk berkreasi menciptakan produk-produk berkualitas dan bernilai tinggi. “Ini harus dipikirkan oleh Pemerintah Aceh, sektor UMKM harus diberdayakan untuk menopang perkembangan ekonomi daerah,” pungkas H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...