Pemerintah Aceh dan KADIN Perlu Bangun Sinergitas

0
286

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh perlu membangun sinergitas, sehingga dualism KADIN di Aceh tidak mengganggu investasi.

Hal itu disampaikan Pang Ulee Komandan Al Asyi, Tuanku Warul Waliddin menanggapi pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang menyatakan bahwa Duta Besar India, Pradip Kumar Rawat sudah lima kali bolak balik ke Aceh untuk mengupayakan kerja sama antara Aceh dengan Andaman (India).

“Para pihak dan stakeholder harus mempersiapkan diri dengan baik, baik Pemerintah Aceh maupun berbagai sektor usaha dan UMKM yang potensial terhadap kemungkinan lahirnya hubungan dagang dengan Andaman, khusunya KADIN Aceh sebagai pemegang payung perhimpunan para Saudagar di Aceh untuk membangun sinergisitas yang kompak baik secara internal organisasi maupun secara eksternal,” harapnya.

Tuanku Warul Waliddin menambahkan, sangat disayangkan apabila kesempatan dan peluang hubungan dagang dan investasi negeri tetangga yang sarat hubungan emosional sejak berabad tahun lalu ini sudah mengarah ke arah yang serius dapat mengendurkan semangat salah satu pihak (baik Aceh maupun Andaman) akibat adanya dualism KADIN di Aceh.

“Semua kita merindukan Aceh kembali mengukir kejayaan seperti dalam catatan sejarah tempo doeloe, kekompakan kita adalah kunci mengulang kembali kejayaan dagang Aceh yang dahulu mampu mengkespor hasil alamnya hingga ke belahan dunia lain,” jelas Tuanku Warul Waliddin.

Selain itu tambah Tuanku Warul Waliddin, mengingat kondisi di Aceh secara kemanan sudah sangat kondusif pasca 14 tahun perdamaian Aceh. Maka sudah selayaknyalah semua pihak bahu membahu membangun Aceh dengan tulus dan ikhlas, tidak mengedepankan ambisi sepihak namun sama-sama bergandeng tangan membangun Aceh menjadi lebih baik.

“Ketertinggalan kita yang sangat jauh pada hari ini, perlu upaya bersama untuk membangun kembali kejayaan Aceh di masa depan,” pungkas Tuanku Warul Waliddin.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here