,

Pembunuh Mertua dan Dua Anak Pejabat Abdya Divonis Hukuman Mati

TAPAKTUAN – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tapaktuan, menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Edi Syahputra (25), terdakwa kasus pembunuhan ibu mertua dan dua orang anak pejabat Aceh Barat Dayah (Abdya).

Vonis tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Zulkarnain SH, MH dengan didampingi hakim anggota masing-masing Armansyah Siregar MH dan Muammar Maulis Kadafi MH pada persidangan dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Tapaktuan, Senin, 8 Januari 2018.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa Edi Syahputra terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan kekerasan terhadap ibu mertua dan dua orang anak pejabat Abdya yang mengakibatkan kematian.

Menurut majelis hakim, untuk menjatuhkan pidana terhadap terdakwa maka perlu dipertimbangkan terlebih dahulu keadaan yang memberatkan dan yang meringankan terdakwa.

Adapun keadaan yang memberatkan, kata majelis hakim, adalah perbuatan terdakwa sangat meresahkan masyarakat, perbuatan terdakwa telah mengakibatkan korban Hj Winarlis dan Fachrul Razy serta Habibi Askar Baliar meninggal dunia. Termasuk juga terdakwa sudah pernah dihukum sebelumnya. “Tidak ada keadaan yang meringankan terdakwa,” kata Ketua Majelis Hakim, Zurkarnain SH MH.

Vonis yang dibacakan Majelis Hakim PN Tapaktuan ini sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat Daya (Abdya) yang pada sidang sebelumnya juga menuntut terdakwa dengan hukuman pidana mati.

Vonis hukuman mati ini merupakan yang pertama kali dijatuhkan kepada terpidana kasus pembunuhan di Aceh Selatan. Saat pembacaan putusan, terdakwa turut didampingi penasehat hukumnya, Muhammad Nasir Selian SH.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan dengan korban meninggal sebanyak orang itu terjadi Selasa, tanggal 16 Mei 2017, sekitar pukul 01.17 WIB di Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya. Tiga korban meninggal masing-masing, Habibi Askhar Balihar (8) dan Fakhrurrazi (12), dua anak yang meninggal tersebut adalah anak Mulyadi (Kepala Bidang Pengairan pada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Abdya), dan ibu mertuanya, Hj Winarlis (62). Kasus pembunuhan tersebut dilakukan terdakwa di rumah Hj Wirnalis di Jalan Lukman, Dusun III, Desa Meudang Ara, Blangpidie. [HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *