,

Pembangunan Rumah Nelayan di Aceh Selatan Terbengkalai

TAPAKTUAN – 50 unit rumah nelayan yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Gampong Jambo Manyang, Kluet Utara, Aceh Selatan terbengkalai. Proyek dari APBN senilai Rp 6,2 miliar itu diduga tidak sesuai spesifikasi.

Mahyuddin Usman dari LSM Lingkar Publik Institut di Tapaktuan, Jumat, 14 Juli 2017 mengungkapkan, pembangunan rumah nelayan itu dilakukan melalui kontrak kerja nomor : KU,08.08/PKPRKWI1/Satker-PRK-RKN 15-15-14 tanggal 20 Agustus 2015.

Dari hasil observasi pihaknya dan laporan dari masyarakat setempat, rumah khusus untuk nelayan tersebut sejak selesai pembangunan pada tahun 2015 hingga saat ini belum bisa dihuni. “Kami sangat menyanyangkan hal seperti ini , maka kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pembangunan proyek tersebut,” ujarnya.

Mahyuddin juga meminta kepada pihak Kementerian PUPR segera memperjelas peruntukan rumah dimaksud. Sehingga dengan demikian keberadaan rumah itu tidak terbengkalai dalam jangka waktu cukup lama.

“Untuk menghindari perumahan itu hancur sendiri karena tidak ada penghuni, maka kami meminta kepada Kementerian PUPR segera menyalurkannya kepada yang benar-benar berhak yang sangat membutuhkan rumah saat ini,” harapnya.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *