,

Pembangunan Kota Jangan Hanya Tergantung pada APBK

BANDA ACEH – Pembangunan Kota Banda Aceh tidak selamanya harus bergantung pada APBK, APBA dan APBN, tapi juga harus dilakukan melalui pengembangan sektor ekonomi riil dan non riil.

Penegasan itu disampaikan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Banda Aceh 2019, Rabu, 21 Maret 2018 di Aula Balai Kota Banda Aceh.

“Penguatan ekonomi Banda Aceh dapat kita lakukan melalui bidang perdagangan, ekonomi kreatif, kelautan, dan pariwisata. Jika sektor-sektor ini digarap dengan optimal maka akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan begitu, kita berharap pelan-pelan dapat keluar dari ketergantungan APBK, dan memang pada akhirnya harus kita akhiri ketergantungannya termasuk dari APBA dan APBN,” jelas Aminullah.

Aminullah yakin jika Banda Aceh fokus mengembangkan sektor pariwisata maka akan dapat mempercepat pembangunan ekonomi. Ia menyebutkan hal itu sebagai ‘jalur cepat’ untuk mengatasi persoalan kemiskinan dan pengangguran.

“Semua daerah di Indonesia saat ini sedang menggalakkan sektor pariwisatanya. Dengan sendirinya APBK juga akan bertambah melalui peningkatan PAD. Mari kita bahu-membahu untuk memajukan sektor wisata di Banda Aceh, namun tetap dalam bingkai syariah pastinya,” ajaknya.[rls]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *