,

Pemanfatan Geothermal Sebagai Antisipasi Berakhirnya Dana Otsus

BLANGKEJEREN – Alokasi dana otonomi khusus (Otsus) untuk Provinsi Aceh dari Pemerintah Pusat akan berakhir pada tahun 2027. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues akan mengelola geothermal di Kecamatan Putri Betung menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB).

Bupati Gayo Lues, Ibnu Hasyim menjelaskan, selain geothermal di Putri Betung, pihaknya juga sedang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Lesten. Kedua pembangkit listrik tersebut diyakini nantinya akan memberikan income baru bagi negeri seribu bukit tersebut.

“Ini sangat meguntungkan bagi daerah. Jika ada pihak-pihak yang menghambat atau tidak setuju, maka masyarakat, ulama, dan pemuda harus bergerak, karena selama ini dana kompensasi TNGL dari luar negeri hanya dinikmati oleh segelintir orang,” jelas Ibnu Hasyim.

Penegasan itu disampaikan terkait adanya isu penolakan pembangunan PLTPB Putri Betung dan PLTA Lesten dari beberapa pihak. Bahkan Bupati Ibnu Hasyim khusus menggelar konferensi pers bersama Kepala Bappeda, Kepala Dinas Energi dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Senin, 27 Maret 2017.

Ibnu Hasim menjelaskan jika pembangkit listrik tersebut sudah berfungsi dengan baik, maka Gayo Lues akan mendapatkan dana bagi hasil 0,5 persen dari jumlah keuntungan penjualan energi listrik atau berkisar Rp 1 miliar per bulan dari dua pembangkit listrik tersebut.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *