,

Pemain Bola Keluhkan Lapangan jadi Lapak Pasar Malam

BLANGKEJEREN – Sejak seminggu terakhir, para pemain bola di Blangkejeren harus mengurungkan niatnya untuk latihan. Pasalnya, dua lapangan bola di Blangkejeren dijadikan lapak pasar malam.

Yudi salah satu warga Blangkejeren yang hobi sepak bola Rabu, 27 Januari 2016 mengatakan, kedua lapangan bola itu adalah, lapangan Pancasila yang dijadikan lokasi pasar malam, dan stadion Negeri Seribu Bukit yang digembok oleh pemerintah setempat. “Jadi tak ada lagi tempat latihan, bagi yang maniak bola harus mencari lapangan yang jauh di luar Kota Blangkejeren,” keluhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Gayo Lues Idris Arlem mengatakan, salah satu solusi agar bakat pemuda Blangkejeren bisa tersalur bermain sepak bola adalah dengan cara menggunakan lapangan yang ada di Kompi Sangir atau lapangan di samping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gayo Lues.

“Hanya itu solusinya menurut saya agar hobi anak muda kita bisa tersalur. Lapangan Pancasila memang sedang digunakan pasar malam, dan lapangan stadion seribu bukit belum bisa digunakan untuk berlatih, kita khawatir rumputnya rusak,” jelasnya. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *