,

Pelamar PPS Membludak, KIP Pastikan Bebas Intervensi

TAPAKTUAN – Sejak hari pertama dibuka pendaftaran, Selasa, 24 Oktober 2017, jumlah pelamar anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh Selatan membludak.

Berdasarkan pengumuman KIP Aceh Selatan, pendaftaran perekrutan anggota PPS tersebut dibuka mulai tanggal 24 – 27 Oktober 2017. Proses verifikasi administrasi akan diumumkan pada tanggal 29 Oktober 2017. Dan pelaksanaan ujian tulis pada tanggal 1 November sementara hasilnya langsung diumumkan pada tanggal 3 November.

Pihak KIP Aceh Selatan akan memilih sebanyak 780 orang untuk dilantik menjadi anggota PPS pada tanggal 6 November 2017. Dengan formasi sebanyak 3 orang masing-masing desa yang akan disebarkan ke 260 desa.

Komisioner KIP Aceh Selatan, Saiful Bismi mengatakan, melihat membludaknya pendaftar pada hari pertama, pihaknya memprediksi jumlah pelamar bisa mencapai ribuan orang sampai berakhirnya masa pendaftaran nanti.

Menurut Saiful, membludaknya pelamar menjadi anggota PPS kemungkinan disebabkan tingginya minat masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada 2018. Kemudian karena adanya kemudahan persyaratan yang ditetapkan yakni tidak mesti harus ada surat rekomendasi dari kepala desa (keuchik).

Saiful Bismi juga menjelaskan, pihaknya telah selesai melakukan tahapan pendaftaran anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dibuka sejak 14 – 18 Oktober 2017 lalu. Hingga ditutupnya pendaftaran jumlah pelamar mencapai 362 orang. Namun setelah dilakukan proses verifikasi administrasi pada tanggal 20 Oktober, hanya sebanyak 354 orang yang lulus dan sebanyak 8 pelamar dinyatakan gugur.

Selanjutnya, sambung Saiful, pada saat digelarnya seleksi ujian tulis pada tanggal 21 dan hasilnya diumumkan pada 23 Oktober, pelamar yang lulus hanya sebanyak 180 orang dan yang tidak lulus sebanyak 174 orang.

Saiful Bismi menegaskan, proses perekrutan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2018 terbebas dari intervensi pihak manapun.

Jika ditemukan adanya bukti dugaan penyimpangan dari aturan, maka pihaknya mempersilahkan masyarakat untuk membuat pengaduan resmi kepada Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) setempat.

Saiful mengajak seluruh lapisan masyarakat agar secara bersama-sama turut mengawal dan mengawasi hasil seleksi yang sedang berjalan tersebut. Jika memang ada ditemukan nama calon anggota PPK atau PPS tertentu terlibat dalam politik praktis atau memiliki kepentingan dan kedekatan dengan bakal calon kandidat tertentu, maka segera laporkan kepada pihak Panwaslih.

“Jika laporan yang diajukan tersebut terbukti, maka kami tidak segan-segan akan mengambil tindakan tegas. Jangan sampai gara-gara oknum tertentu bisa mencederai pelaksanaan Pilkada di Aceh Selatan,” pungkasnya. [HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *