,

Pegendara Vixion Meninggal Ditabrak L300

BLANGKEJEREN – Salahudin (21) warga desa Rerebe, Kecamatan Dabung Gelang, Kabupaten Gayo Lues meninggal setelah sepeda motor Vixion yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil L300 di jalan Sanggir Blangkejeren. Korban ditemukan warga yang melintasi dalam kondisi yang memprihatikan, sedangkan mobil L300 beserta pemiliknya sudah meninggalkan lokasi.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman mengatakan, tabrakan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia itu terjadi pada Sabtu, 31 Maret 2018 sekitar pukul 8:30 WIB, saat itu Salahudin baru saja mengantarkan orang tuanya ke kebun di daerah Aih Dedep desa Sanggir.

“Pulang dari sana, korban yang mengendarai sepeda motor vixion warna merah tanpa plat ini melaju dengan kecepatan tinggi, setibanya di depan kantor KUA Dabun Gelang bertemu dengan mobil L300, dan terjadilah tabrakan,” katanya.

Dugaan sementara kata Kapolres, penyebab terjadinya tabrakan itu adalah pengendara mobil L 300 mengambil jalan sepeda motor korban, sehingga terjadilah tabrakan yang menyebabkan kepala, kaki dan tubuh korban mengalami luka yang sangat parah.

“Korban langsung meninggal di tempat usai terjadi tabrakan, dan warga yang melihat kejadian itu langsung membantu korban untuk dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah, namun sampai di situ, nyawa korban tidak bisa diselematkan lagi,” jelasnya.

Setelah kejadian itu, pengendara Mobil L 300 langsung dicari pihak kepolisian dengan menyisir beberapa lokasi yang diperkirakan arah pelarianya, namun pihak Kepolisian tidak menemukan pelaku hingga beberapa jam lamaya.

Sekitar pukul 15:27 Wib, pemilik mobil L300 atas nama Abu Kasim (36) warga desa Uluntanoh Kecamatan Kutepanjang menyerahkan diri ke Kantor Polsek setempat bersama dengan mobil L300, Abu Kasim mengaku telah menabrak korban hingga akhirnya dirinya menyerahkan diri Polsek Kutepanjang untuk menghindari amukan masa. “Saat ini pelaku bersama barang bukti mobil L300 sudah kita amankan,” katanya.

Sementara jenazah korban lakalantas diberikan pihak Kepolisian kepada pihak keluarga usai menjalani otopsi di RSUD, dan keluarga korban akhirnya memakamkanya di kuburuan umum desa setempat.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *