,

Pegawai PUPR Diduga Lakukan Percobaan Bunuh Diri

TAPAKTUAN – KL (53), warga Gampong Lhok Bengkuang, Kota Tapaktuan, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya, Selasa siang, 23 Oktober 2018 sekitar pukul 12.00 WIB.

Pria yang bekerja sebagai PNS Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Selatan ini, saat ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka sayatan di tangannya dan tubuhnya dalam posisi telungkup di lantai. Salah satu tangannya tepat di urat nadi mengalami luka bekas sayatan benda tajam, dengan luka sayat cukup besar, sehingga mengeluarkan darah segar cukup banyak.

Informasi dihimpun, kejadian yang menimpa KL yang tinggal seorang diri di rumahnya itu disebabkan karena yang bersangkutan melakukan percobaan bunuh diri. Sejauh ini belum diketahui motif yang melatarbelakangi tindakan tersebut.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST yang dimintai konfirmasi membenarkan bahwa telah ditemukan seorang warga dalam kondisi kritis bersimbah darah di rumahnya, yang diduga akibat melakukan percobaan bunuh diri.

Korban yang dalam kondisi kritis pertama kali ditemukan oleh Mardiah (56), salah seorang kakaknya yang tinggal di Gampong Padang, Kota Tapaktuan. Mardiah datang ke rumah korban karena merasa seperti ada yang janggal, sebab biasanya setiap hari KL selalu singgah di rumah kakaknya.

Karena merasa ada keanehan, Mardiah berinisiatif mendatangi KL hendak menjumpainya. Namun saat digedor-gedor pintu, tak ada yang membuka. Ditanyakan kepada tetangga, para tetanggapun tak ada yang mengetahui. Lalu, Mardiah mengajak warga lainnya masing-masing Falen dan Azwar untuk mencari korban dirumahnya.

Para saksi tersebut, jelas kapolres, melakukan pengintaian dari luar jendela rumah namun korban tak juga nampak. Karena sudah terdesak, akhirnya para saksi mendorong paksa pintu utama rumah korban hingga terbuka.

“Setelah pintu utama terbuka, para saksi masuk ke dalam rumah dan melihat korban sudah dalam kondisi kritis bersimbah darah dengan posisi tubuh telungkup ke lantai,” kata AKBP Dedy Sadsono.

Para saksi dengan dibantu puluhan warga setempat langsung mengevakuasi korban ke BLUD Rumah Sakit Yulidin Away Tapaktuan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Lhok Bengkuang Timur, guna mendapatkan pertolongan medis segera. “Terkait motif yang melatarbelakangi korban melakukan percobaan bunuh diri sedang di selidiki oleh polisi,” pungkasnya.

Keterangan diterima dari pihak rumah sakit, korban yang sejak siang tadi menjalani perawatan intensif, kondisinya saat ini sudah mulai membaik bahkan sudah mulai siuman. [HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *