Pedagang Enggan Berjualan di Pasar Terpadu

0
63

BLANGKEJEREN – Sebagian pedagang yang sebelumnya berjualan ke Pajak (Pasar) Terpadu Blangkejeren memilih pindah kembali berjualan ke pasar pagi Kutebelang. Pasalnya, selama berjualan di Pajak Terpadu sangat sepi pembeli hingga barang dagangan nyaris tak laku hingga berhari-hari.

Mak Paisal penjual sayur yang ditemui di Pajak pagi Kutebelang, Selasa, 9 April 2019 mengatakan, berjualan di Pajak Terpadu bukan mendapatkan untung sesuai harapan para pedagang, melainkan hanya balik modal dan terkadang mengalami rugi, salah satu penyebabnya adalah lokasi pasar yang jauh dari pusat kota Blangkejeren.

“Masyarakat engan berbelanja ke Pajak Terpadu lantaran pemerintah daerah membiarkan pedagang berjualan di pajak Centong dan Durin, karna lokasi itu lebih dekat dengan perumahan penduduk, otomatis warga memilih berbelanja ke lokasi itu,” katanya.

Ia dan beberapa pedagang lainya memilih pindah berjualan ke Pajak Pagi lantaran kemarin ada penjual daging yang ikut pindah ke pajak Pagi Kutebelang, al hasil, barang dagangnyapun banyak dibeli warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari. Dan jika memang barang tetap laku, maka pihaknya akan terus berjualan di pajak Kutebelang.

Mak Faisal berharap, Pemerintah Daerah tegas dalam mengurus pedagang yang ada di Blangkejeren, dan menempatkan di satu lokasi, sehingga masyarakatpun mudah berbelanja dan bebas memilih barang yang akan dibeli. Hal itu akan menguntungkan semua pihak baik pedagang mupun pembeli.

“Itu harapan kami, kalau bisa ditegakan ya ditegakan, kalau memang tidak, biarkan kami mencari rejeki di mana tempat yang laku, supaya kamipun bisa menghidupi keluarga di rumah,” pintanya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here