,

Pedagang di Blower Tewas Gantung Diri

BLANGKEJEREN – Warga Blower, Blangkejeren, Gayo Lues mendadak heboh dengan temuan mayat tergantung seutas tali nilon di sebuah rumah. Warga mengenal mayat yang tergantung itu adalah Ridwan (45) asal Desa Cinta Maju, Blangpegayon yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang. Tubuh ayah tiga anak itu tergantung seutas tali nilon berwarna biru di rumah kakaknya, Hj Zainab (50).

Kuat dugaan Ridwan bunuh diri. Diduga ia sengaja ke bak mandi lalu mengikat tali ke atap kamar mandi dan melilit ke lehernya, setelah itu melepaskan kakinya dari bak mandi sehingga tubuhnya tergantung dan meninggal.

Ridwan datang ke rumah kakaknya, Hj Zainab sejak Rabu, 28 September 2016. Ia mengeluhkan sakit di bagian kepalanya karena obatnya sudah habis, rencana kakaknya memang mau dibawa berobat ke Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh, namun sesuai rencana, keberangkatanya diwacanakan keluarga pada hari Senin tanggal 3 Oktober 2016. Namun sebelum itu terwujud ia sudah meninggal tergantung di kamar mandi.

Ridwan ditemukan tewas oleh kakak kandungnya sendiri Hj Zainab sepulang berbelanja dari pajak pagi, melihat adiknya tidak ada terlihat, Zainab berusaha mencari keseluruh ruangan rumah, sehingga pukul 10:30 Wib korban ditemukan dalam keadaan tergantung di kamar mandi.

Kakak korbanpun berteriak histeris hingga tetangganya berdatangan, dan sebagian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian, Zainab tidak menduga kalau adiknya nekat mengantung diri menghabisi nyawanya, sebab selama ini Ridwan sangat tekun berusaha meski memiliki ganguan jiwa, bahkan ia sudah menyiapkan rumah baru di Kecamatan Blangpegayon, namun kepada keluarganya, ia sering bercerita mengalami sakit di bagian kepala dan tak kuasa menahannya.

Kapolsek Blangkejeren Iptu Suwandi mengatakan, dari hasil penyelidikan, korban sudah empat kali dibawa berobat ke Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh, dan hasilnya korban mengalami sembuh dan kumat lagi setelah waktu yang lama.

Akibat mengetahui penyakit korban, pihak Kepolisian yang hendak melakukan otopsi terhadap korban tidak diizinkan oleh keluarganya, pihak keluarga mengaku sudah iklas dengan kematian korban, rencanaya, korban akan dimakamkan di pekuburan kota Blangkejeren karena keluarganya juga dimakamkan di sana. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *