,

PBB: Virus Zika Ancaman Bagi Dunia

TEROPONGACEH.COM – Badan Kesehatan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah menyatakan bahwa virus zika yang merebak di Amerika Selatan telah menjadi ancaman bagi dunia. 1,5 juta orang telah terjangkit, banyak bayi lahir tidak normal dengan kepala mengecil (microchephaly). Virus ini sudah masuk Indonesia, penderitanya ditemukan di Riau.

Virus yang disebabkan oleh nyamuk ini, gejalanya hampir sama dengan demam berdarah dengue (DBD) dan cikungunya. Tapi lebih berbahaya bila menimpa ibu hamil karena dapat menimbulkan mengecilnya tenkorak janin, hingga bayi lahir dengan kepala kecil.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia melalui portal www.depkes.go.id, Senin, 1 Februari 2016 menjelaskan bahwa virus zika merupakan jenis flavivirus. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi menjelaskan, pemeriksaan virus zika hanya bisa dilakukan di laboratiorium tertentu, yaitu Balitbangkes Kemenkes dan Lembaga Biomolekuler Eijkman.

Penularan virus Zika melalui gigitan nyamuk Aedes, dapat dalam jenis Aedes aegypti untuk daerah tropis, Aedes africanus di Afrika, dan juga Aedes albopictus pada beberapa daerah lain. Nyamuk Aedes merupakan jenis nyamuk yang aktif di siang hari, dan dapat hidup di dalam maupun luar ruangan. Virus ini juga bisa ditularkan oleh ibu hamil kepada janinnya selama masa kehamilan.

Beberapa negara yang pernah melaporkan keberadaan kasus penyait virus zika adalah Barbados, Bolivia, Brasil, Cap Verde, Colombia, Republik Dominican, Ecuador, El Salvador, French Guiana, Guadeloupe, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Martinique, Mexico, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Suriname, dan Venezuela.

Virus zika menjadi permasalahan luas bukan hanya di Brasil tetapi di belahan dunia lainnya sejak pertengahan 2015. Hal itu terjadi setelah sekitar 500.000 penduduk tertular virus ini. Lalu berkembang menjadi 1,5 juta penduduk yang tertular.

Penyebaran virus zika bertepatan dengan peningkatan tajam jumlah bayi yang menderita microcephaly, yaitu suatu kondisi di mana otak janin tidak tumbuh ke ukuran penuh dan menyebabkan bayi lahir dengan kepala abnormal berukuran kecil.
Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, antara 2010 dan 2014, Brasil memiliki rata-rata 156 bayi yang lahir dengan microcephaly setiap tahun. Tapi pada tahun 2015, lebih dari 3.000 bayi lahir dengan kondisi tersebut. [HK/Net]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *