,

Pasca Banjir, Panen Sawit di Aceh Selatan Menurun

TAPAKTUAN – Banjir yang melanda Aceh Selatan beberapa waktu lalu kini berdampak pada berkurangnya panen sawit, khususnya di Kecamatan Trumon Raya. Padahal harga Tanda Buah Segar (TBS) sawit sekarang mencapai Rp 1.700 per kilogram.

Camat Trumon Timur, T Masrizar di Tapaktuan, Senin, 16 Januari 2016 mengatakan banjir besar yang melanda wilayah Trumon Raya beberapa waktu lalu mengakibatkan kelapa sawit yang sudah berproduksi terendam air selama 3 sampai 4 hari sehingga mengakibatkan TBS membusuk. “Penurunan hasil produksi sawit sekarang mencapai 50 persen dari kondisi normal. Akibatnya pendapatan petani tidak maksimal meski harga TBS sedang naik,” jelasnya.

Untuk kembali lagi seperti kondisi normal, sambung Masrizar petani setempat harus menunggu selama 7 bulan ke depan itupun jika bencana banjir luapan tidak terulang lagi. Rentang
 
“Khususnya di wilayah Kecamatan Trumon Timur mayoritas lahan yang tersedia sudah ditanami sawit sehingga sangat sulit dijumpai lahan persawahan. Artinya bahwa mayoritas masyarakat sudah mengantungkan mata pencahariannya di sektor perkebunan sawit. Maka ketika dihadapkan pada persoalan bencana banjir yang mengakibatkan hasil produksi sawit mereka menurun drastis maka secara otomatis juga berdampak terhadap perekonomian, apalagi harus menunggu selama 7 bulan ke depan untuk kembali ke kondisi normal,” paparnya.
 
Karena itu, pihaknya mengharapkan kepada Pemkab Aceh Selatan dan Pemerintah Aceh segera mencari solusi konkrit dan tepat untuk menyelesaikan persoalan banjir luapan yang saban tahun selalu menimpa masyarakat di wilayah Trumon Raya.[Hendri Z]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *