,

Pasangan Selingkuh Dicambuk Tujuh Kali

BLANGKEJEREN – Sepasang kekasih yang digerebek warga saat indehoi didesa Durin, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues beberapa hari yang lalu menjalani eksekusi ukubat cambuk di depan umum sebanyak tujuh kali setelah dikurangi masa penahanan. Eksekusi cambuk itu berlangsung di depan Masjid Raya Blangkejeren, Rabu, 14 Juni 2017 pukul 13:40 Wib.

Pasangan selingkuh tersebut adalah Mul warga Sumatra Barat yang tinggal di desa Durin bekerja di perusahaan PLTA Desa Lesten masih memiliki istri yang sah di Padang, dan selingkuhannya SS warga desa Penampaan, Kecamatan Blangkejeren memiliki dua orang anak. Ironisnya kedua anaknya diantar ke Rumah Tahanan tempat suamiya yang dipenjara untuk diurus oleh suaminya.

Masyarakat desa durin mengerebek pasangan yang sedang selingkuh itu pada malam hari usai warga melaksanakan shalat tarawih, setelah itu barulah diserahkan ke Satpol PP dan WH Gayo Lues untuk proses lebih lanjut. Dari hasil penyelidikan, pasangan selingkuh itu mengaku baru satu kali berhubungan badan sebelum ditangkap, dan totalnya 10 kali melakukan asmara gelap di tempat yang berbeda-beda.

Alamsyah Budin SH Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gayo Lues yang dikonfirmasi mengatakan, seharusnya pelaku khalwat atau mesum dihukum cambuk sebanyak delapan kali, namun karena dikurangi masa penahananya, hukuman cambuk yang diterima pelaku hanya tujuh kali.

“Kami dari Kejaksaan hanya melakukan eksekusi saja, kalau masalah tempat dan yang mengeksekusi, itu dari Pemerintah Daerah,” katanya.

Eksekusi cambuk disaksikan ratusan warga, mereka berteriak agar ayunan rotan dikeraskan oleh Algojo kepundak Mul, sehingga ada efek jera bukan saja pada rasa malu melainkan ada dari rasa sakit juga.

Setelah Mul menerima hukuman cambuk tujuh kali didepan umum, saat hendak turun dari pentas jalanya terlihat oleng dan hendak jatuh, namun ditahan oleh petugas Satpol PP dan Polisi hingga membawa masuk kedalam mobil ambulance, “Sepertinya pingsang Mul itu,” kata warga yang melihat.

Mul dilarikan ke Puskesmas Blangkejeren untuk mendapat pertolongan medis usai menjalani hukuman cambuk. Dari celah bajunya terlihat ada luka merah memar bekas cambukan.

Sementara SS terlihat malu usai dicambuk, wajahnya tampak pucat usai menerima hukuman tujuh kali cambukan. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *