Pansus DPRA Temukan Anggaran Ganda Pada Proyek Waih Intilis

0
281

BLANGKEJEREN – Tim Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menemukan anggaran tumpang tindih alias ganda pada proyek Proyek Waih Intilis di Kabupaten Gayo Lues. Selain menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Provinsi Aceh (APBA) proyek itu juga memakai Anggaran dan Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Gayo Lues.

Lima anggota DPRA yang melakukan Pansus ke Negeri Seribu Bukit itu adalah: Buhari Selian, Aminudin, Tgk Jemarin, Yadi Hasan, dan H Syeh Ahmadi. Mereka melakukan pemantauan hamper ke semua proyek yang di danai oleh APBD di daerah tersebut.

Salah seorang anggota Pansus, Aminudin menjelaskan, banyak program pembangunan dilakukan tanpa koordinasi antara pihak provinsi dengan kabupaten, sehingga kemudian menimbulkan masalah. Pihaknya akan melaporkan sejumlah temuan di lapangan kepada Gubenur Aceh dan Polda, salah satunya adalah proyek Waih Intilis di Kecamatan Blangjeranggo yang angganya tumpang tindih.

“Proyek Waih Intilis ini tidak pernah menjadi kenyataan untuk mencetak sawah baru, padahal pembangunannya dimulai sejak tahun 2008 hingga sekarang, setiap tahun dianggarakan miliaran rupiah, tapi hasilnya tidak pernah ada, Imtek bendunganya saja rata dengan air, dan pipa yang dibangun tidak ada penyangga. Di kecamatan Tripe Jaya juga ada temuan kami, yaitu proyek di Titi Pasir, kejadianya nyaris sama, pemindahan proyek ke lokasi lain,” ungkapnya.

Tim Pansus DPRA sangat yakin ada kerugian keuangan negara peda proyek pembangunan bendungan dan bronjong di Waih Intilis tersebut. Untuk membuktikan hal tersebut, pihaknya akan minta Polda Aceh turun ke lapangan melakukan penyelidikan.

Sementara itu tim Pansus lainnya, Yadi Hasan menyorot lemahnya pengawasaan proyek yang sumber anggaranya dari Otsus. “Dulu dana Otsus ditarik ke provinsi lantaran penggunaanya di Kabupaten tidak tepat sasaran, tapi setelah dana Otsus dikelola oleh Provinsi Aceh malah bertambah parah, dan kami akan terus memperjuangkan agar dana Otsus dikembalikan lagi ke daerah,” katanya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here