,

PA Aceh Selatan Tidak Gegabah Sikapi Mosi Tidak Percaya

TAPAKTUAN – Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Aceh Selatan, Murhayat mengaku telah menerima informasi terkait mosi tidak percaya yang dilayangkan sebanyak 21 orang anggota dewan kepada Ketua DPRK Aceh Selatan dari kader Partai Aceh, T Zulhelmi.
 
“Meskipun surat tersebut sejauh ini belum kami terima namun saya sudah mendapat informasi terkait mosi tidak percaya yang dilayangkan sebanyak 21 orang anggota dewan tersebut,” kata Murhayat saat dihubungi di Tapaktuan, Sabtu, 17 Desember 2016.
 
Pihaknya, tegas Murhayat, tidak gegabah menyikapi hal tersebut sehingga sebelum mengambil sebuah keputusan pihaknya terlebih dulu harus mengkaji secara lebih mendalam dan seobjektif mungkin terkait mosi tidak percaya tersebut.
 
Bahkan menurutnya, tidak elok jika kinerja seorang kader Partai Aceh disimpulkan secara sepihak oleh pihak luar, sebab yang lebih mengerti dan memahami kinerja seorang kader itu adalah partainya sendiri.
 
“Apalagi di Partai Aceh dan mungkin juga di partai-partai lain itu, ada yang namanya dewan kehormatan maka lembaga tersebutlah yang lebih berhak memutuskan seseorang kader berkinerja baik atau buruk. Jadi pada intinya bahwa ada sebuah mekanisme dan aturan di Partai Aceh dalam memutuskan sebuah persoalan, apalagi kami memiliki pimpinan yang lebih tinggi yang harus kami koordinasikan dalam memutuskan sebuah persoalan,” tegasnya.

Murhayat melanjutkan, pihaknya mempersilahkan pihak luar menyimpulkan penilaian terhadap kader Partai Aceh, namun dalam memutuskan sebuah persoalan tentu harus melalui mekanisme dan aturan yang ada.

“Kami menghargai surat mosi tidak percaya tersebut dan surat itu akan kami kaji lebih mendalam terlebih dulu. Kami akan menjadikan momentum ini sebagai langkah evaluasi, sedangkan terkait hasil yang akan diputuskan nanti itu sepenuhnya tergantung keputusan dewan kehormatan partai setelah berkoordinasi dengan pimpinan yang lebih tinggi,” tambah Murhayat.
 
Secara pribadi Murhayat menilai bahwa kinerja Ketua DPRK Aceh Selatan T Zulhelmi selama ini sudah memenuhi harapan masyarakat. Hal itu dibuktikannya dari kerja keras yang ditunjukkan T Zulhelmi bersama beberapa kader Partai Aceh lainnya di DPRK Aceh Selatan dalam melakukan penolakan terhadap keberadaan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dalam Qanun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Aceh Selatan tahun 2015 – 2035.
 
“Sikap T Zulhelmi bersama kader Partai Aceh lainnya yang sangat keras menolak KEL tersebut merupakan murni untuk membela kepentingan masyarakat luas di Aceh Selatan. Sebab, keberadaan KEL tersebut sudah sangat lama dikeluhkan masyarakat karena cukup banyak lahan pertanian mereka masuk KEL bahkan termasuk juga pemukiman penduduk. Langkah ini patut kita apresiasi,” tegasnya.[Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *