,

Oknum PNS Penghina Suku Gayo Minta Maaf ke Bupati

BLANGKEJEREN – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di UPTD Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues, Senin, 21 Agustus 2017 mendatanggi Pendopo Bupati Gayo Lues untuk minta maaf terkait statusnya di media sosial facebook (FB) yang dianggap menghina suku Gayo.

Kasus itu mencuat setelag PNS bernama Muhammad Ali itu dilaporkan ke polisi oleh Camat Rikit Gaib. Muhammad Ali mengaku salah tulis, dan ia juga mengaku orang Gayo asli dan tinggal di desa Rempelam, Kecamatan Rikit Gaib.

“Saya salah tulis di status FB itu, maksud saya menulis Urang Gayo Pek Amae Besaman Akak e Noton (Orang Gayo dekat bapaknya menari saman, kakanya nonton), namun karena Hp Android saya aktif kamusnya jadi salah tulis menjadi Urang Gayo Peak Amae Besaman Akak e Nonton,” katanya di hadapan Bupati Ibnu Hasyim.

Saat ditanyai kenapa tidak segera dihapus status yang sudah meresahkan masyarakat Gayo itu setelah banyak yang berkomentar bahwa Muhammad Ali menghina suku Gayo, iapun langsung berkilah bahwa pada tanggal 13 Agustus itu dirinya langsung berangkat kekebunya di Kecamatan Pantan Cuaca, di sana sama sekali tidak ada jarigan. “Saya mengaku salah kepada seluruh masyarakat Gayo, jadi saya minta maaf,” pintanya.

Bupati Ibnu Hasim mengaku baru mengetahui adanya ucapan yang tidak pantas dikeluarkan oleh seorang PNS distatus FB, itupun setelah dilaporkan oleh Camat Rikit Gaib, Buniyamin kepada dirinya.

“Secara pribadi saya sudah memafkanya, namun kalau secara umum mewakili seluruh masyarakat Gayo saya tidak berani memafkanya, karena bisa jadi pak Camat yang menjadi sasaranya,” katanya didampinggi Kabag Humas Wahidin.

Permasalahan itu katanya harus benar-benar dipelajari dulu karena banyak orang yang sudah tersinggung, dan untuk membuat semua warga merasa nyaman harus mencari titik terang dan mempelajari setiap apa yang telah terjadi, terlebih lagi masalahnya sudah dilaporkan ke polisi.

Camat Rikit Gaib, BUniyamin selaku pelapor mengatakan, meskipun Muhammad Ali sudah meminta maaf melalui statusnya di FB dan meminta maaf langsung ke Bupati, dirinya tidak akan mencabut laporan yang telah disampaikan ke polisi.

“Masalah laporan itu biarlah hukum yang berbicara, saya tidak akan mencabutnya. Namun perlu diketahui bahwa saya melaporkan ini biar jelas, dan juga untuk menghindari adanya warga main hakim sendiri terhadap saudara Muhammad Ali,” jelasnya. [Win Porang]

What do you think?

-1 points
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 1

Downvotes percentage: 100.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *