,

Oknum Guru Tak Pernah Besuk 21 Murid Pemakan Kaca

BLANGKEJEREN – Sejumlah wali murid yang anaknya menjadi korban makan kaca setelah diajari mantra oleh oknum guru SD Negeri 2 Blangpegayon (SD Temetas) mengeluh. Pasalnya, pasca dirawat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) hingga pulang ke rumah masing-masing, anak mereka yang jadi korban belum pernah dibesuk oleh oknum guru berinisial J.

Syarifudin Aman Yus salah satu wali murid yang anaknya ikut menjadi korban makan kaca warga desa Kutebukit, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, Selasa, 29 November 2016 mengaku belum ada satu gurupun yang datang membesuk anak-anak pemakan kaca tersebut, padahal oknum guru dan kepala sekolah sudah mengetahui kejadiannya.

“Waktu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gayo Lues yang datang hanya kepala sekolah saat itu, sedangkan guru yang lain ataupun guru yang mengajari mantra makan kaca kepada anak kami tidak ada yang datang, dan setalah dibawa pulang dari RSUD tidak ada lagi datang, termasuk kepala sekolah dan dewan guru,” ungkapnya.

Syarifudin berharap, oknum guru dan kepala sekolah datang menjenguk anak-anak mereka yang masih mengalami sait di bagian perut setalah makan kaca. Kehadiran mereka diharapkan bisa memotivasi murid untuk sembuh dan sekolah lagi.

“Setidaknya guru itu datang dan memberikan motivasi terhadap anak kami, supaya dalam waktu dekat bisa kembali masuk sekolah, karena sekarang ini kami selaku orang tua masih merasa was-was membiarkan anak-anak pergi kesekolah, takut terjadi sesuatu terhadap perutnya,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 21 siswa SD 2 Blangpegayon memakan kaca setelah diajari gurunya mantra, sehingga sebagian siswa mengeluhkan sakit dibagian perutnya hingga diawat ke RSUD Gayo Lues. Sementara oknum guru yang berinisial J diamankan polisi untuk menghindari amukan wali murid, kini sudah dipulangkan lagi oleh polisi setelah situasi kondusif.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *