,

Nasir Djamil Minta Dana Otsus Aceh Diaudit

dana otsus aceh

BANDA ACEH – Penggunaan dana otonomi khusus (Otsus) Aceh yang sudah mencapai Rp 65 triliun, harus diaudit oleh Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Audit dinilai penting untuk mengetahui apakah penggunaannya sudah sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh (UUPA) atau belum.

Permintaan itu disampaikan anggota Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, Papua dan Keistimewaan Yogjakarta, Muhammad Nasir Djamil dalam pertemuan dengan Pemerintah Aceh, Senin, 23 Oktober 2017 di Kantor Gubenrtnur Aceh. “Perlu diperhitungkan untuk diaudit BPK untuk mengetahui apa sesuai atau tidak pemanfaatannya,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, Papua dan Keistimewaan Yogjakarta datang ke Aceh dalam rangka mendengar masukan dan kendala terkait pelaksanaan Otsus Aceh.

Rombongan dari DPR RI tersebut terdiri dari Fadli Zon sebagai ketua tim, H Firmandez sebagai Koordinator Tim Pemantau Otsus Aceh, serta M Nasir Djamil (PKS), Irmawan (PKB) Rufinus Hotmaulana Hutauruk (Hanura) dan Fadhlullah (Gerinda) anggota tim.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *