Sunday, January 26, 2020

Nasib Ribuan Tenaga Kontrak di Aceh Selatan Belum Jelas

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan telah merumahkan seribuan tenaga kontrak/honorer. Nasib mereka kini juga belum jelas, rapat antara eksekutif dan legislatif negeri pala tersebut mengalami deadlock alias tanpa hasil.

Rapat pembahasan sekaligus konsultasi antara eksekutif dan legislatif itu berlangsung di Ruang Musyawarah Gedung DPRK Aceh Selatan, Jalan Syech Abdurra’uf, Tapaktuan, Kamis, 7 Februari 2019.

Rapat Badan Musyawarah (Bamus) itu dipimpin Wakil Ketua II DPRK Zamzami, yang turut dihadiri Ketua DPRK Teuku Zulhelmi, Wakil Ketua I Teuku Bustami, anggota dewan terdiri dari Hadi Surya, Jasman, Tgk Adi Zulmawar, Kamalul, Amiruddin, Mizar, H Ramli Jaf, Yenni Rosnizar SKM, Irwan dan Iswandi IB. Selain itu juga tampak hadir Sekwan H Halimuddin SH MH dan Kabag Risalah DPRK Anhar SH.

Dari Pemkab Aceh Selatan terlihat hadir Sekda H Nasjuddin mewakili Bupati H. Azwir, Kepala BKPSDM Hj Hayatun SH, dan Kepala Dinas Kesehatan Drs HT Darisman. Karena deadlock, rapat tentang nasib tenaga kontrak tersebut akan dilanjutkan pada Senin, 11 Februari 2019.

Sekda Aceh Selatan H. Nasjudin SH membenarkan informasi tersebut. “Ya ditunda dan akan dilanjutkan hari Senin. Sesuai permintaan dewan nanti semua SKPK akan dihadirkan,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRK Zamzami. Menurutnya rapat terpaksa dilanjutkan hari Senin, karena rapat pada hari itu tidak diikuti semua SKPK.
“Nanti kita akan panggil kembali, dan kita harapkan semua SKPK harus hadir membahas hal ini,” harapnya.

Sementara itu, anggota DPRK Hadi Surya menyatakan, pihaknya sepakat evaluasi tenaga honorer, hanya saja jika dirumahkan semua kapan akan dipanggil kembali.
Karena ada beberapa dinas telah memanggil kembali tenaga kontrak untuk bekerja. Sedangkan SKPK lainnya belum memanggil kembali.

Hadi Surya juga memberi apresiasi atas keberanian Dinas Kesehatan yang telah melawan instruksi Bupati Aceh Selatan dalam surat edaran bernomor : 800/53/2019. Perihal pemberhentian tenaga kontrak/honorer tertanggal 22 Januari 2019 yang ditujukan kepada Kepala SKPK, para Kepala Bagian, para Camat, para Kepala UPTD, para kepala SMP, dan para kepala SD.

Sebab menurutnya, keadaan tidak memungkinkan untuk merumahkan seluruh tenaga medis di Puskesmas, karena beberapa Puskesmas sangat tergantung pada tenaga kontrak untuk jasa pelayanan medis.

“Ini yang dinilai konsep surat edaran tersebut prematur yang di konsep oleh BKPSDM, sehingga ada ruang untuk tidak mungkin dilaksanakan secara menyeluruh,” sebut politisi dari Partai Gerindra itu.

Di sisi lain tambahnya, tidak adanya kepastian waktu terhadap tenaga kontrak kapan dipanggil kembali sehingga terjadi kegamangan untuk menentukan pekerjaan lain.
“Di tengah beban tanggungan hidup tidak bisa ditunda, hal ini perlu kejelasan pasti dari Pemkab Aceh Selatan,” tandasnya.[HM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...