,

Napi Kabur dari Rutan Juga Dapat Remisi

TEROPONGACEH.COM | TAPAKTUAN – Dari 35 orang nara pidana (napi) yang mendapat remisi HUT ke 71 Kemerdekaan RI di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II-B Tapaktuan, tiga orang diantaranya merupakan bagian dari tujuh orang napi yang kabur pada Sabtu dini hari, 13 Agustus 2016, dengan cara membobol dinding kamar mandi sel nomor 2.

Ketiga napi tersebut masing-masing adalah Athaillah Bin Ali Basyah, Hamidun Bin Zulkifli dan Dedi Saputra Bin Nurdin. Keputusan penerimaan remisi dalam rangka HUT ke 71 Kemerdekaan RI tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI, melalui Kantor Wilayah Aceh Nomor : WI/437/PK.01.01.02 Tahun 2016 tertanggal 8 Agustus 2016.

Keputusan itu dibacakan oleh Kepala Rutan Tapaktuan, Irman Jaya mewakili Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Aceh, dihadapan Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra dan pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta puluhan pejabat lainnya saat berkunjung ke Rutan Tapaktuan usai upacara HUT RI ke-71 di lapangan Naga Tapaktuan, Rabu, 17 Agustus 2016.

Diantara para napi penerima remisi itu juga terdapat tiga napi perempuan yakni, Budi Binti Syafie, Rosy Delmayeni Binti Mahmudin dan Siti Rahmi Amd Binti Muslim.

“Sebanyak 35 orang Napi yang menerima remisi tersebut, enam orang diantaranya menerima remisi selama 3 bulan, 23 orang lagi menerima remisi selama dua bulan dan sisanya sebanyak enam orang lagi menerima remisi selama satu bulan,” ujar Irman Jaya.

Saat ditanya wartawan terkait alasan pemberian remisi terhadap tiga orang napi yang sudah kabur, Irman Jaya mengatakan bahwa jika dilihat dari ketentuan perundang-undangan yang berlaku, keputusan pemberian remisi terhadap ketiga napi tersebut memang tidak dibenarkan.

Namun, Keputusan pemberian remisi yang dikeluarkan pada tanggal 8 Agustus 2016 atau sebelum kejadian napi tersebut kabur, tidak bisa dibatalkan lagi sehingga mau tidak mau keputusan itu tetap harus diumumkan pada momentum HUT ke 71 Kemerdekaan RI tahun 2016 ini.

“Keputusan ini sudah terlanjur keluar sebelum napi tersebut kabur. Meskipun demikian, Keputusan remisi ini tetap akan dihapus atau tidak berlaku lagi terhadap mereka yang sudah kabur tersebut,” jelasnya.[Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *