Sunday, January 26, 2020

Museum Sejarah Rimba Raya Harus Dibangun di Bener Meriah

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

REDELONG – Sejalan dengan upaya merevitalisasi nilai-nilai sejarah perjuangan Radio Rimba Raya, H Firmandez juga meminta pemerintah untuk membangun museum kopi dan sejarah di Rimba Raya, Bener Meriah.

Hal itu dinilai sangat penting agar generasi Aceh kedepan mengetahui tentang kiprah Radio Rimba Raya dalam pejuangan menegakkan kemerdekaan Indonesia. Sementara museum kopi dijadikan sebagai kombinasi untuk memperkuat keberadaan museum sejarah radio Rimba Raya.

“Kita berharap denga dibangun museum itu nanti, ada nilai-nilai sejarah yang diwariskan kepada anak cucu kita, ditambah dengan museum kopi itu menjadi lebih menarik, sebagai identitas Bener Meriah yang merupakan salah satu daerah penghasil kopi Gayo yang sudah mendunia,” jelas H Firmandez.

Namun kata H Firmandez, untuk membangun museum sejarah radio Rimba Raya, terlebih dahulu harus dilakukan pengkajian tentang orang-orang yang terlibat di dalamnya. Mulai dari John Lie alias Yahya Daniel yang menyelundup perangkat radio itu dari Singapura ke Kuala Yu, Aceh Tamiang, pasukan Nukum Sanani yang memobilisasinya ke Banda Aceh, Aceh Besar, Bireuen, hingga kemudian berakhir di Rimba Raya.

“Informasi tentang mereka-mereka itu harus diabadikan, kemudian perangkat radio Rimba Raya juga harus ditelusuri keberadaannya sekarang di mana. Nanti dipajangkan di museum lengkap dengan alat-alat senjata pada masa perjuangan dulu, sehingga museum ini menjadi lengkap,” jelas H Firmandez.

Masih menurut H Firmandez, keberadaan museum kopi dan sejarah radio Rimba Raya diyakini nantinya memiliki menjadi daya tarik sendiri, sehingga akan menjadi destinasi wisata baru di Bener Meriah.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...