,

Museum Sejarah Rimba Raya Harus Dibangun di Bener Meriah

REDELONG – Sejalan dengan upaya merevitalisasi nilai-nilai sejarah perjuangan Radio Rimba Raya, H Firmandez juga meminta pemerintah untuk membangun museum kopi dan sejarah di Rimba Raya, Bener Meriah.

Hal itu dinilai sangat penting agar generasi Aceh kedepan mengetahui tentang kiprah Radio Rimba Raya dalam pejuangan menegakkan kemerdekaan Indonesia. Sementara museum kopi dijadikan sebagai kombinasi untuk memperkuat keberadaan museum sejarah radio Rimba Raya.

“Kita berharap denga dibangun museum itu nanti, ada nilai-nilai sejarah yang diwariskan kepada anak cucu kita, ditambah dengan museum kopi itu menjadi lebih menarik, sebagai identitas Bener Meriah yang merupakan salah satu daerah penghasil kopi Gayo yang sudah mendunia,” jelas H Firmandez.

Namun kata H Firmandez, untuk membangun museum sejarah radio Rimba Raya, terlebih dahulu harus dilakukan pengkajian tentang orang-orang yang terlibat di dalamnya. Mulai dari John Lie alias Yahya Daniel yang menyelundup perangkat radio itu dari Singapura ke Kuala Yu, Aceh Tamiang, pasukan Nukum Sanani yang memobilisasinya ke Banda Aceh, Aceh Besar, Bireuen, hingga kemudian berakhir di Rimba Raya.

“Informasi tentang mereka-mereka itu harus diabadikan, kemudian perangkat radio Rimba Raya juga harus ditelusuri keberadaannya sekarang di mana. Nanti dipajangkan di museum lengkap dengan alat-alat senjata pada masa perjuangan dulu, sehingga museum ini menjadi lengkap,” jelas H Firmandez.

Masih menurut H Firmandez, keberadaan museum kopi dan sejarah radio Rimba Raya diyakini nantinya memiliki menjadi daya tarik sendiri, sehingga akan menjadi destinasi wisata baru di Bener Meriah.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *