,

Murid SD ‘Ajari’ Bupati tentang Bahaya Erupsi

MEUREUDU – Murid Sekolah Dasar (SD) Negeri Simpang Tiga, Meureudu “mengajari” Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas tentang bahaya erupsi gunung berapi. Ia juga begitu cekatan menjelaskan tentang tanggap darurat bila terjadi bencana alam.

Sementara pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) mempresentasikan tentang media pembelajaran bahasa Inggris hasil karya mereka. Bupati Aiyub Abbas bersama beberapa pejabat tampak sesekali tersenyum mendengar penjelasan mereka.

Para pelajar tersebut sengaja diundang pada rapat pemangku kepentingan dan penutupan program USAID Prioritas tingkat Provinsi Aceh, Selasa, 9 Mei 2017 di Operational Room (Oproom) Kantor Bupati Pidie Jaya di Komplek Pemerintahan Cot Trieng, Meureudu.

Bupati Aiyub Abbas mengatakan bangga dan senang melihat perubahan dan perkembangan kemampuan pelajar di Pidie Jaya dalam belajar beragam ilmu pengetahuan. “Perubahan ini patut kita apresiasi dan fasilitator daerah (fasda) yang menjadi motor penggeraknya harus tetap diberdayaan untuk melatih guru secara berkelanjutan,” tegas Aiyub Abbas.

Aiyub Abbas menambahkan, salah satu satu strategi yang terbaik adalah dengan tetap mengaktifkan atau revitalisasi Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sehingga pelatihan dapat terpusat di cluster-cluster yang berdekatan dengan sekolah guru yang bersangkutan.

Aiyub Abbas juga berharap, budaya baca yang telah dikembangkan di sekolah mitra dapat ditularkan ke sekolah lainnya, “Kita juga patut berbangga dengan penerapan budaya membaca di sekolah dan program buku bacaan berjenjang. Semoga budaya baca akan terus tumbuh dan berkembang seiring meningkatnya kemampuan siswa memahami bacaan,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dr Muhibbuddin, Governance Specialist USAID Prioritas mengatakan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya sudah berjalan dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil evaluasi dan dokumentasi praktik baik yang dikumpulkan dari sekolah mitra dan fasda, bahkan Pidie Jaya termasuk salah satu kabupaten yang mempunyai komitmen tinggi terhadap pendidikan.

“Tingginya komitmen ini dibuktikan dengan tingginya diseminasi atau perluasan pelatihan secara mandiri oleh guru dari 24 sekolah mitra USAID tersebar ke 121 sekolah lain secara mandiri oleh guru sendiri dan didukung oleh pemda,” jelasnya.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *