,

Menteri Sosial Diminta Tambah Buffer Stock di Aceh

BANDA ACEH – Persediaan logistik untuk penanggulangan bencana di Aceh sudah menipis, dikhawatirkan tidak mencukupi jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Karena itu pemerintah pusat diminta untuk menambah persediaan cadangan (buffer stock) untuk Aceh.

Permintaan itu disampaikan Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah kepada Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa, Minggu, 16 Oktober 2016 di Anjong Monmata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh.

“Mengingat pergantian musim dan cuaca yang memiliki potensi rawan terhadap terjadinya bencana, kami mohon bantuan Ibu Menteri untuk ketersediaan buffer stock di Aceh, mengingat persediaan yang ada saat ini sudah mulai menipis, dikhawatirkan tidak mencukupi jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” harap Gubernur Zaini Abdullah dalam pidato sambutannya yang dibacakan Sekda Drs Dermawan MM.

Gubernur juga melaporkan, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial di Aceh telah diterima oleh 93.510 keluarga sangat miskin yang tersebar di 285 kecamatan di seluruh Aceh.

“Tahun ini PKH kami upayakan dapat menyentuh lebih banyak keluarga sangat miskin di berbagai kawasan pedalaman, agar bantuan ini tepat sasaran. Kami melalui Dinas Sosial juga telah melatih tenaga pendamping dan operator guna menjalankan kerja-kerja di lapangan,” lanjutnya.

Gubernur berharap berbagai bentuk program Kementerian Sosial dapat dijalankan di Aceh, sehingga upaya mengatasi masalah kesejahteraan sosial di Aceh bisa berjalan dengan baik.[HK]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *