,

Menhub Penuhi Permintaan H Firmandez Terkait Pengelolaan Bandara Malikussaleh

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia akan segera memproses peralihan pengelolaan Bandara Malikussaleh di Aceh Utara. Berbagai fasilitas bandara akan diperbaiki untuk mendukung investasi di daerah tersebut.

Kepastian itu disampaikan langsung Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjawab permintaan anggota DPR RI asal Aceh H Firmandez dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Kemenhub, Rabu, 24 Januari 2018 di Gedung Komisi V.

Dalam kesempatan tersebut H Firmandez menanyakan respon Menhub terkait usulan pengelolaan Bandara Malikussaleh yang diajukan Pemkab Aceh Utara beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah sudah direspon. Akan segera diproses serah terima pengelolaan Bandara Malikussaleh, fasilitas bandara juga akan ditingkatkan untuk mendukung peningkatan investasi dan operasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe,” jelas H Firmandez.

Anggota DPR RI asal daerah pemilihan (dapil) Aceh 5 ini mengungkapkan, pembangunan dan peningkatan fasilitas Bandara Malikussaleh dilakukan agar lebih baik dari sekarang, mulai dari perpanjangan landasan pacu (runway), tempat parkir pesawat (apron), perlengakapan navigasi, menara dan lampu landasan, hingga penempatan SDM yang mumpuni dan pembangunan gedung bandara.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh Utara dan sekitarnya, semoga secepatnya direalisasi,” harap Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI tersebut.

Selain itu, dalam pertemuan Menhub dengan Komisi V DPR RI tersebut, H Firmandez juga menyampaikan tentang pembangunan jaringan rel kereta api di Aceh yang mangkrak, serta penambahan kapal penyeberangan dari Banda Aceh ke Sabang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkab Aceh Utara mengajukan permohonan pengelolaan Bandara Malikussaleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk terjaminnya operasional, serta perbaikan berbagai infrastruktur di dalamnya.

Campur tangan pemerintah sangat dibutuhkan dalam pengelolaan bandara tersebut, karena tak mungkin seterusnya disubsidi dari APBK Aceh Utara.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *