,

Menghalangi Kerja Jurnalis, Delapan Pejabat Dipanggil Polisi

BLANGKEJEREN – Polisi akan memanggil delapan pejabat terkait larangan wartawan meliput upacara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues periode 2017-2022, H Muhammad Amru dan Said Sani beberapa waktu lalu.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui KBO Reskrim Ipda Mardiyansyah Senin, 6 November 2017 mengatakan, dari 8 orang yang rencana dipanggil, pihaknya baru memeriksa satu orang pejabat yang bekerja di Pemkab Gayo Lues, sedangkan dua orang yang dipanggil Polisi tidak hadir lantaran sedang tugas ke luar daerah.

“Kasus itu tetap kita proses sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan, rencana ada delapan orang pejabat yang akan kita periksa nantinya, jadi saya mohon kepada rekan jurnalis untuk bersabar dulu terkait hasilnya,” katanya.

Setiap panitia yang terlibat dalam pelantikan Bupati dan Wakil Bupati kata KBO Reskrim akan dipanggil untuk dimintai keteranganya, barulan setelah diketahui siapa yang memerintahkan wartawan tidak boleh masuk meliput untuk diperiksa.

“Kami tetap menjadikan Pasal 18 di UU 40 tahun 1999 tentang pers sebagai dasar, dimana setiap orang yang sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalanggi tugas tugas wartawan dipidanakan paling lama 2 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 500 juta,” katanya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *