,

Mengaku Duda, Ayah Satu Anak Cabuli Pelajar

BLANGKEJEREN – Seorang siswi di Putri Betung, Gayo Lues menjadi korban pencabulan pria beranak satu. Pelajar SMA tersebut termakan rayuan pria yang mengaku duda yang berjanji akan menikahinya.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Bhakti E Nurmansyah melalui Kasat Reskrim AKP Mahfud dan Kanit Buser Aipda Rafi Sekdang, Sabtu sore, 28 Mei 2016 mengugkapkan, pencabulan siswi itu dilakukan J warga Uring, sedangkan korbanya adalah LN (16) warga salah satu desa di Kecamatan Putri Betung. “Korban pencabulan ini masih kelas satu SMA, sedangkan pelaku masih memiliki istri yang sah dan satu orang anak,” jelasnya.

Mahfud memaparkan, berdasarkan laporan korban ke Polres Gayo Lues, kejadianya bermula pada Sabtu, 21 Mei 2016 sekitar pukul 14:00 WIB. Tersangka menjemput korban ke tempat tinggalnya dan dibawa ke Kota Blangkejeren dan diinapkan di rumah kosong milik saudaranya J.

Di rumah itu J membujuk korban. Sekitar pujukl 00.30 dini hari, J merayu dan mengajak LN berhubungan badan. Korban yang diiming-iming akan dinikahi pun termakan bujuk rayu, hingga melayani lelaki hidung belang itu dua kali. Esoknya, korban dibawa oleh J ke Kutacane, Aceh Tenggara.

Namun selama di sana LN menolak ketika diajak kembali berhubungan badan. Ia menuntut lelaki itu untuk segera menikahinya. J kemudian membawa LN ke KUA untuk menikahinya. Di sanalah diketahui kalau J ternyata masih memiliki istri yang sah dan seorang anak.

“Karena korban merasa dibohongi, akhirnya petugas KUA memberitahukan kepada orang tua korban, selanjutnya orang tua korban beserta korban melaporkan ke Polres dibantu Polisi yang bertugas di Polsek Putri Betung,” jelas Mahfud.

Setelah mendapatkan laporan dari korban beserta hasil visum pada Jumat, 27 Mei 2016, akhirnya Sabtu siang, 28 Mei 2016 sekitar pukul 12:00 WIB polisi dipimpin Kanit Buser Ipda Rafi Sekedang langsung mendatangi rumah tersangka. “Kami menangkap tersangka di rumahnya, dan tidak ada perlawanan sama sekali,” lanjut Mahfud.

Berdasarkan pengakuan tersangka, perkenalannya dengan LN bermula saat korban sekolah di Kabupaten Aceh Tenggara dulu, sedangkan tersangka bekerja di salah satu bengkel.

Setelah sering berkomunikasi dan menjalin kisah asmara, ternyata tersangka menikah dengan wanita lain. Setelah lama tidak bertemu, ternyata korban kembali berjumpa LN di Gayo Lues dan bermaksud merajut kembali asmara dengannya. Ia pun menipu korban dengan mengaku sebagai duda. “Atas perbuatannya itu, J terancam hukuman dan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak,” pungkas Mahfud.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

One Ping

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *