Mencari Jejak Kota Kuno Lamuri di Lamreh

0
273

Kota kuno Lamuri sampai sekarang masih tidak diketahui secara pasti keberadaannya, penelitian arkeologi ke kawasan itu juga sangat minim. Sampai sekarang jejak Lamuri masih berbalut misteri di sekitar desa Lamreh, Krueng Raya.

Pertanyaan tentang di mana letak Lamuri, kota kuno yang sudah ada di Aceh, jauh sebelum nama Aceh muncul, masih menjuntai dalam benak saya. Perjalanan ke kawasan pegunungan Krueng Raya, Aceh besar yang diyakini sebagai kawasa Lamuri pada masa lampau belum memberikan jawaban yang memuaskan.

Apa lagi penelitian tentang arkeologi mengenai Lamuri masih sangat sedikit. Jadi kesimpulannya masih seperti hari-hari sebelumnya, kita hanya mengetahui Lamuri dari catatan-catatan pelawat asing tentang negeri tersebut.

Guru besar sejarah di Universitas Leiden, Belanda, Prof Dr Teuku Iskandar menjelaskan, Valentijn (1725) dalam Beschrijving van het eiland Sumatera sempat menduka Lamuri yang disebutnya sebagai Lamri adalah Jambi. Begitu juga dengan Werndly (1725) dan Marsden (1818).

Sementara Yule mengatakan bahwa Lamuri lain dari pada tempat pertama di Sumatera yang disinggahi oleh pelaut-pelaut Arab dan India. Tempat tersebut adalah ujung utara pulau Sumatera yaitu daerah Aceh.

Begitu juga dengan Ma Huan dalam buku Ying Yai Sheng Lan yang menjelaskan bahwa Lamuri terletak tiga hari berlayar dari Samudera pada waktu cuaca baik. Negeri ini bersebelahan pada sisi timur Litai, bahagian utara dan barat berbatas dengan laut yang dinamakan juga laut dan kesebelah selatan berbatas dengan pegunungan.

Berdasarkan kabar dari catatan Cina tersebut, Groenevelt mengambil kesimpulan pula bahwa letak Lamuri mestilah di Sumatera bahagian utara, tepatnya di Aceh Besar. Berita Cina ini sendiri mengatakan pula Lamuri terletak di tepi laut. Pendapat ini kemudian diperkuat oleh Cowan, de Casparis dan Teuku lskandar.

Meski demikian, MJC Lucardie dalam karyanya Mevelies de Lindie yang diterbitkan penerbitan van der Lith pada tahun 1836, menyebutkan, bahwa Lamreh yang terletak dekat Tungkop besar kemungkinan adalah peninggalan dari kerajaan Lamuri.

Pendapat ini kemudian diambil oleh Cordier di dalam karyanya Les Voyages en Asie aux XIV e siecie du Biennhcureux Frere Ordoric de Pardenone yang diterbitkan pada tahun 1891, serta diperkuat pula keterangan dari Marco Polo dalam karyanya, seta Yule dalam Cathay and the Way Thither II.

Berita yang ditulis oleh Thome Pires di dalam karangannya The Sums Oriental or Tome Pires rol. I translated and edited by Arnando cortesao, London Printed for the Hakluys, Society, 1944 pada halaman 138 menjelaskan mengenai pulau Sumatera. Ia menyebutkan bahwa di pantai utara daerah Aceh sekarang terdapat enam reinos dan dua terras, yaitu reino de Achey e Lambry, terra de Biar, rainos de Pedir, terra de Aeilabu, reino de Lide, reino de Pirada, reino de Pasee. Prof Dr Teuku Iskandar menjelaskan bahwa nama-nama yang disebutkan Tom Pires itu sekarang dikenal sebagai Aceh, Lamri, Biheue, Pidie, Ie Leubeue, Peudada dan Pasee.

Merujuk pada keterangan dalam buku Ying Yai Sheng Lan (1416) yang menyebutkan bahwa Lamuri terletak di teluk tepi pantai, Prof Dr Teuku Iskandar menyimpulkan bahwa teluk tersebut berada di dekat Krueng Raya sekarang. Desa Lamreh juga terletak tak jauh dari teluk tersebut.

Mengacu pada keterangan tersebut, maka upaya untuk mencari jejak kota kuno Lamuri menuai titik terang. Teuku Iskandar mengungkapkan, di Lamreh ditemukan sisa-sisa bangunan peninggalan zaman dahulu yang diduga berasal dari zaman Lamuri.

Kira-kira 500 meter dari Krueng Raya terdapat sebuah runtuhan bangunan dan kira-kira 6 kilometer dari tempat tersebut terdapat pula bangunan yang sampai sekarang dikenal dengan nama Benteng Indrapatra.Tidak kurang enam buah runtuhan bangunan kuno ada di sekitar tempat tersebut.

Meski demikian, untuk mengetahui letak pasti kota kuno Lamuri dan pusat pemerintahan Kerajaan Lamuri pada masa lalu, masih diperlukan penelitian arkeologi ke berbagai situs warisan sejarah di kawasan Lamreh, Krueng Raya, Aceh Besar tersebut.[Iskandar Norman]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here