,

Masyarakat Miskin Protes Dikeluarkan dari KKS

TAPAKTUAN – Kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial mengeluarkan 597 warga penerima Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) pada tahun 2016 ini, diprotes oleh ratusan masyarakat miskin di Aceh Selatan.

Aksi protes ini bukan tanpa alasan, sebab kepemilikan kartu KKS tersebut merupakan syarat bagi masyarakat miskin untuk memperoleh beras miskin (Raskin) serta berbagai bantuan sosial lainnya.

Sejumlah perangkat desa telah mendatangi pejabat Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Aceh Selatan sejak beberapa hari terakhir, untuk mempertanyakan keputusan tersebut. Namun pihak Dinsosnakertrans berdalih, kebijakan tersebut di luar kewenangan mereka karena langsung diputuskan oleh pemerintah pusat.

Kepala Bidang Sosial pada Dinsosnakertrans Aceh Selatan, Drs Harmis Hasan menjelaskan, agar bantuan sosial dari pemerintah pusat dapat diterima secara merata oleh masyarakat miskin di daerah itu, jauh-jauh hari pihaknya telah mengajukan penambahan sebanyak 7.539 penerima lagi dari jumlah penerima pada tahun 2015 sebanyak 13.086 warga.

Namun sayangnya, jangankan diakomodir usulan penambahan tersebut oleh pemerintah pusat melalui Kemensos, tapi justru menyalurkan KKS pada tahun 2016 hanya sebanyak 12.489 penerima sehingga terjadi pengurangan dari tahun 2015 sebanyak 597 penerima.

“Kami di daerah hanya melaksanakan keputusan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, kami tidak ada kewenangan mengurangi ataupun menambah masyarakat penerima KKS, sehingga tidak tepat jika kami yang disalahkan,” jelasnya, Senin, 18 April 2016 di Tapaktuan.

Berdasarkan keterangan yang diterima pihaknya dari Kemensos, sambung Harmis, dasar diambil kebijakan tersebut karena berdasarkan hasil pendataan terakhir di lapangan, masyarakat yang dikeluarkan dari penerima KKS tahun 2016 ini, dinilai sudah tidak digolongkan lagi masyarakat miskin (sudah mampu) dan sudah pindah tempat tinggal serta sudah meninggal dunia.

“Jika pada substansi alasan pengurangan yang dipersoalkan oleh masyarakat, kamipun tidak bisa menjelaskannya, sebab saat dilakukan proses pendataan sampai verifikasi di lapangan, kami justru tidak dilibatkan, jadi perdebatannya tidak akan tuntas sebab antara pengambil kebijakan dengan pelaksana di lapangan tidak nyambung karena tidak dilibatkan dari sejak awal,” tegasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh pihaknya dari PT POS Tapaktuan, hingga terhitung sampai Senin, 18 April 2016, dari sebanyak 12.489 penerima KKS tahun 2016 di Aceh Selatan, kartu yang telah masuk baru sebanyak 11.572 lembar sedangkan sisanya sebanyak 917 lagi, hingga saat ini belum dikirim dari pusat.

“Saat ini kartu KKS tersebut sedang dalam proses penyaluran. Masyarakat yang namanya tercantum sebagai penerima, langsung mengambilnya melalui kantor pos terdekat,” jelasnya. [HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *