,

Masyarakat Diminta Tidak Resah dengan Kehadiran Brimob BKO

TAPAKTUAN – Masyarakat diminta untuk tidak resah dengan kehadiran pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) asal Bengkulu yang akan mengawal proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 15 Februari 2017 mendatang.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK mengaku hadirnya Brimob BKO telah membuat banyak banyak pengaduan ke pihak kepolisian. Masyarakat masih trauma ketika mendengar kata-kata BKO langsung teringat masa konflik.

“Bahkan ada sebagian masyarakat meminta agar di wilayahnya tidak usah ditempatkan pasukan karena situasi aman,” ungkap Achmadi pada acara silaturahmi menyambut kedatangan 100 personil BKO Brimob Polda Bengkulu di Mapolres, Tapaktuan, Jumat 20 Januari 2017.

Menyikapi persoalan ini, kata Kapolres, pihaknya telah turun langsung ke desa-desa dan kecamatan menggelar pertemuan dengan para kepala desa untuk mensosialisasikan maksud kedatangan pasukan Brimob Polda Bengkulu ke daerah tersebut.

“Langkah sosialisasi itu sudah kami gelar dengan para kepala desa di Kecamatan Sawang dan Meukek. Ke depannya langkah serupa kembali akan kami lanjutkan ke kecamatan lain dengan mengikut sertakan langsung Dandim 0107 dan Kepala Detasemen BKO Brimob Bengkulu Kompol Mada Ramadita SIK,” ujarnya.

Di hadapan Kepala Detasemen BKO Brimob Polda Bengkulu, Kompol Mada Ramadita SIK, Kapolres Aceh Selatan meminta kepada seluruh pasukan agar cepat berbaur dengan masyarakat di sekitar tempat tugas masing-masing. Kapolres juga meminta kepada para pasukan Brimob agar tidak segan-segan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para Camat, Kapolsek dan Danramil di tempat tugas masing-masing.

Kapolres menjelaskan, kehadiran 100 orang pasukan BKO Brimob Polda Bengkulu ke Aceh Selatan dalam rangka memberi dukungan pengamanan pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. Pasukan tersebut berada di Aceh Selatan selama dua bulan terhitung sejak tanggal 20 Januari 2017.

“Dari 100 orang pasukan tersebut, sebanyak 30 orang ditempatkan di wilayah Labuhanhaji Raya dan 30 orang pasukan lagi ditempatkan di wilayah Bakongan. Selebihnya sebanyak 20 orang pasukan ditempatkan di Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) untuk menjamin keamanan para penyelenggara pemilu dan sisanya sebanyak 20 orang lagi ditempatkan di Mapolres Aceh Selatan,” jelasnya.

Upacara pelepasan 100 personil BKO Brimob Polda Bengkulu ini berlangsung di Aula Mapolres Aceh Selatan yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Achmadi SIK. Turut hadir pada acara ini, Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Selatan, Ir Said Azhar, sejumlah Kepala SKPK, Ketua DPRK Aceh Selatan T Zulhelmi, Ketua KIP Khairunis Absir, Ketua Panwaslih Safli Alian serta sejumlah pejabat utama Polres Aceh Selatan.

Seusai upacara pelepasan, para anggota Brimob langsung diberangkatkan ke tempat penugasan masing-masing dengan didampingi langsung Camat dan Kapolsek serta Danramil masing-masing.[Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *