,

Manajemen Bank Nagari Study Konversi ke Bank Aceh

BANDA ACEH – Suksesnya Provinsi Aceh mengkonversi Bank Aceh dari sistem konvensional ke sistem syariah, menarik minat beberapa bank daerah untuk melakukan hal yang sama. Salah satunya Bank Nagari di Sumatera Barat.

Manajemen Bank Nagari, Kamis, 9 Februari 2017 melakukan study banding soal konversi ke Bank Aceh. Rombongan dari Sumatera Barat itu terdiri dari Direktur Utama Bank Nagara Dedy Ihsan, Direktur Kredit dan Syariah Hendri, Ketua Dewan Pengawas Syariah Ahmad Wira, Pemimpin Divisi Usaha Syariah Dewyzal, Staff Divisi Usaha Syariah Rifka Abadi.

Mereka diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Aceh Busra Abdullah. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat direksi Bank Aceh itu berlangsung hingga dua jam. Rombongan dari Bank Nagari sangat antusias bertanya dan mendengar penjelasan tentang proses Bank Aceh melalukan perubahan pasca dan pra konversi.

Selain Dirut Busra Abdullah dari manajemen Bank Aceh juga hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Direktur Bisnis Zakaria Arahman, Direktur Operasional Rusydi M Adam, Cooperate Secretary Amal Hasan, Dewan Pengawas Syariah Bank Aceh Prof Muslim Ibrahim MA dan Prof Syahrizal Abbas, serta beberapa kepala divisi.

Direktur Utama Bank Nagara, Dedy Ihsan menjelaskan, kunjungan mereka ke Bank Aceh untuk melakukan bencmarking setelah Bank Aceh sukses berkonversi menjadi Bank Umum Syariah (BUS).

Bencmarking merupakan suatu proses yang biasa digunakan dalam manajemen stategis untuk mengukur dan membandingkan kinerja terhadap aktivitas atau kegiatan suatu usaha.

“Kunjungan kami ke sini berawal dari keinginan kami di Sumatera Barat agar Bank Nagari menjadi syariah. Kami memilih Bank Aceh karena telah sukses berkonversi ke sistem syariah. Kami juga akan kaji nanti apakah spint off atau langsung konversi,” jelas Dedy Ihsan.

Sementara itu Dirut Bank Aceh Busra Abdullah menjelaskan, suksesnya konversi Bank Aceh sangat ditentukan oleh dukungan semua pihak, terutama para pemilik saham, nasabah dan stakeholder lainnya.

“Kami berani konversi ke syariah karena keinginan pemilik. Walau awalnya direncanakan spint off tapi dalam perjalanannya harus konversi. Alhamdulillah 100 persen nasabah tidak pindah,” jelasnya.

Dalam pertemuan penuh keakraban tersebut, rombongan dari Bank Nagari sangat antusias menanyakan berbagai hal terkait langkah-langkah yang ditempuh Bank Aceh dalam melakukan konversi.

Berbagai pertanyaan tersebut dijawab dengan lugas oleh pihak Bank Aceh, baik Zakaria Arahman selaku Direktur Bisnis, Amal Hasan selaku Cooperate Secretary, maupun oleh Prof Muslim Ibrahim MA dan Prof Syahrizal Abbas selaku Dewan Pengawas Syariah.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *